Minggu, 11 Oktober 2026
03:59 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Rokumeikan

Rokumeikan

Bagikan:
250px-Tokyo-Rokumeikan-zenmen-1883-1900.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rokumeikan pada sekitaran tahun 1883–1900, Tokyo

Rokumeikan (鹿鳴館, "Rumah Banket") adalah sebuah bangunan dua lantai besar di Tokyo, yang dirampungkan pada 1883, serta menjadi simbol Westernisasi kontroversial pada zaman Meiji. Difungsikan untuk merumahi para tetamu asing oleh Menteri Luar Negeri Inoue Kaoru, bangunan tersebut dirancang oleh arsitek Inggris Josiah Conder, seorang penasehat Barat menonjol yang bekerja di Jepang.

Referensi

  • Finn, Dallas. "Reassessing the Rokumeikan." From Challenging past and present: the metamorphosis of nineteenth-century Japanese art, edited by Ellen P. Conant. Honolulu: University of Hawaii Press, 2006.
  • Watanabe Toshio. "Josiah Conder's Rokumeikan: architecture and national representation in Meiji Japan." Art Journal, 22 September 1996.
  • Tomita Hitoshi. Rokumeikan: Giseiyoka no sekai ("Deer Cry Pavilion: The world of pseudo-Westernization") Tokyo: Hakusuisha, 1984.
  • Mehl, Margaret. "Dancing at the Rokumeikan: a new role for women?" From Japanese women emerging from subservience, 1868-1945, edited by Hiroko Tomida and Gordon Daniels. Folkestone, Kent: Global Oriental, 2005.
  • Bar, Pat (1989). The Deer Cry Pavilion: A Story of Westerners in Japan, 1868-1905. Penguin (non classic). ISBN 0-14-009578-0.
  • Buruma, Ian (2004). Inventing Japan: 1853-1964. Modern Library. ISBN 0-8129-7286-4.
  • Keane, Donald (2005). Emperor Of Japan: Meiji And His World, 1852-1912. Columbia University Press. ISBN 0-231-12341-8.
  • Hane, Mikiso (2001). Modern Japan: A Historical Survey. Westview Press. ISBN 0-8133-3756-9.
  • Lebra, Takie Sugiyama (1995). Above the Clouds: Status Culture of the Modern Japanese Nobility. University of California Press. ISBN 0-520-07602-8.

Catatan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Rokumeikan.

35°40′18″N 139°45′28″E / 35.671804°N 139.757792°E / 35.671804; 139.757792

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan