Minggu, 27 September 2026
09:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Richard I dari Inggris

Richard I dari Inggris

Raja Inggris dan Adipati Normandia sejak 1189-1199

Richard I dari Inggris
Lukisan rekaan dari Raja Richard
Richard_coeurdelion_g.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Berkuasa6 Juli 1189 – 6 April 1199
Penobatan3 September 1189
PendahuluHenry II dari Inggris
PenerusJohn dari Inggris
Pemakaman
AyahHenry II dari Inggris (1133–1189)
IbuEleanor dari Aquitaine (1124–1204 )
PermaisuriBerengaria dari Navarre
(1165/1170 – 1230 )
KeturunanMeninggal tanpa memiliki anak yang sah sebagai pewaris tahta
WangsaPlantagenet
AgamaKatolik Roma

Richard I (8 September 1157 – 6 April 1199) adalah Raja Inggris dari 6 Juli 1189 sampai kematiannya pada 6 April 1199. Ia juga memerintah sebagai Adipati Normandia (sebagai Richard IV), Aquitaine, Gascogne, sebagai Lord Siprus, sebagai Komune Poitiers, Anjou, Maine, Nantes, dan sebagai Yang Dipertuan di Britania pada berbagai waktu di periode yang sama. Ia adalah Putra ketiga dari Henry II dari Inggris dan Aliénor dari Aquitania, dan merebut takhta Inggris dari ayahnya dengan bekerja sama dengan Phillip II dari Prancis pada tahun 1189. Ia sering dijuluki Richard sang Hati Singa (Inggris: Richard the Lionheart, Prancis: Richard Cœur de Lion) karena keberaniannya. Bangsa Arab memanggilnya Malik al-Inkitar (Raja Inggris).

Richard I terkenal sebagai salah satu tokoh dalam Perang Salib Ketiga[1], di mana salah satu keberhasilannya dalam perang tersebut adalah merebut Siprus untuk mendukung pasukan Perang Salib. Setelah sampai di Akko, Richard kemudian merebut kota itu pada tahun 1191 dan kemudian ia mulai mengerahkan pasukannya untuk menyerbu Yerusalem. Pasukan Richard maju melalui garis pantai antara kota Akko dan Jaffa. Ketika perjalanan menuju kota Jaffa, pasukan Richard dihadang oleh pasukan Salahuddin dan terjadilah Pertempuran Arsuf di dekat kota Arsuf yang dimenangkan oleh Richard dan memaksa Salahuddin mundur ke Yerusalem untuk bertahan. Richard akhirnya memasuki kota Jaffa tanpa perlawanan karena kota itu sudah dibakar oleh Salahuddin.

Richard berbicara dengan dialek Prancis, langues d'oïl dan Oksitan, bahasa romantis yang digunakan di Prancis Selatan dan daerah disekitarnya. Ia tinggal di Kadipaten Aquitaine miliknya di barat daya Prancis. Ia hanya menghabiskan sekitar 6 bulan di Inggris, ia lebih memilih untuk menggunakan kerajaannya sebagai sumber pendapatan untuk mendukung pasukannya. Ia dipandang sebagai pahlawan saleh oleh rakyatnya, dan ia adalah tokoh ikonik abadi di Inggris dan Prancis.

Pranala luar

Didahului oleh:
Henry II
Raja Inggris
Wangsa Plantagenet

1189–1199
Diteruskan oleh:
John I
Kepala Negara Monarki Inggris, Skotlandia dan Britania Raya
Kepala Negara Monarki Inggris Pra-1603Kepala Negara Monarki Skotlandia Pra-1603
  • Tokoh yang namanya ditulis miring masih diperdebatkan.


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Spencer, Stephen J. (2021). "The Third Crusade in historiographical perspective". History Compass (dalam bahasa Inggris). 19 (7): e12662. doi:10.1111/hic3.12662. ISSN 1478-0542.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan