| Revolusi Agustus | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Kebangkitan di ibukota Hanoi pada 17 Agustus 1945 (Foto:Arsip) | |||||||
| |||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
Revolusi Agustus (bahasa Vietnam:Cách mạng tháng Tám), yang juga dikenal sebagai Kebangkitan Utama Agustus (bahasa Vietnam:Tổng Khởi nghĩa tháng Tám), adalah sebuah revolusi yang diluncurkan oleh Việt Minh (bahasa Indonesia:Liga untuk Kemerdekaan Vietnam) melawan pemerintahan kolonial Prancis di Vietnam, dan Kekaisaran Vietnam dari tanggal 16 hingga 30 Agustus 1945. Kekaisaran Vietnam dipimpin oleh Dinasti Nguyễn dan didukung oleh Jepang.
Dibentuk pada tahun 1941, Viet Minh berperan sebagai front anti-imperialis yang dipimpin oleh Partai Komunis Indochina, serta menghimpun dukungan luas dari berbagai kalangan lintas batas politik demi tujuan kemerdekaan Vietnam. Revolusi ini juga melibatkan faksi-faksi yang tidak bernaung di bawah Viet Minh.
Pasukan Jepang di Vietnam pada umumnya mengambil sikap tidak campur tangan terhadap revolusi tersebut saat mereka secara de facto menyerah kepada Sekutu dalam Perang Dunia II. Meskipun sebagian besar bersikap pasif, sebuah konfrontasi terjadi di Thai Nguyen pada tanggal 20 Agustus, ketika pasukan Viet Minh mengepung garnisun Jepang. Kekaisaran Vietnam yang berumur pendek mendapati dirinya lumpuh tanpa kekuatan militer yang efektif untuk mempertahankan kendali. Menyadari besarnya dukungan rakyat terhadap Viet Minh serta aparatur administrasinya yang terorganisasi, Kaisar Bao Dai maupun kabinetnya memilih untuk tidak melawan proses pengalihan kekuasaan. Akibatnya, transisi kekuasaan di berbagai pusat perkotaan utama berlangsung dengan sedikit pertumpahan darah.
Dinasti Nguyen beserta pemerintahan Tran Trong Kim runtuh ketika Kaisar Bao Dai turun takhta di Hue pada tanggal 30 Agustus 1945. Ho Chi Minh, pemimpin Komite Pembebasan Nasional Vietnam, kemudian memproklamasikan berdirinya Republik Demokratik Vietnam (DRV) pada tanggal 2 September 1945 di Hanoi. Namun, negara baru tersebut belum mendapatkan pengakuan internasional, sementara kekuatan Sekutu tetap mengakui kedaulatan Prancis atas Indochina.
Selama dua minggu, para pasukan yang berada dibawah pimpinan Việt Minh memperluas kekuasaan di kebanyakan desa dan kota di seluruh Utara, Tengah dan Selatan Vietnam, termasuk Hanoi, dimana Presiden Hồ Chí Minh mengumumkan pembentukan Republik Demokrat Provisional, Hue, Saigon, kecuali di kotapraja Móng Cái, Vĩnh Yên, Hà Giang, Lào Cai, Lai Châu,.[1] Pada 2 September 1945, Ho mendeklarasikan Kemerdekaan Vietnam. Revolusi Agustus membentuk sebuah seragam pemerintahan untuk negara tersebut.
Langkah merangkul kalangan non-komunis—termasuk birokrasi didikan kolonial dan para pejabat Kekaisaran Vietnam—turut membantu Viet Minh meraih kekuasaan pada tahun 1945. Dengan mengedepankan platform nasionalis yang inklusif, Viet Minh berhasil memobilisasi berbagai kelompok sosial yang beragam, meskipun sejumlah kelompok nasionalis non-komunis tetap menentang kepemimpinan mereka, terutama di wilayah Mekong di Selatan dan beberapa kota di pelosok Utara tempat kendali Viet Minh masih terbatas. Dalam perebutan kekuasaan yang menyusul kemudian, Viet Minh yang dipimpin oleh ICP menindak kelompok Trotskyis serta partai-partai nasionalis non-komunis. Hal ini semakin memecah belah Vietnam ke dalam kubu-kubu yang saling bermusuhan, yang menandai dimulainya konflik selama tiga dekade. Polarisasi politik yang terjadi akibat situasi tersebut berujung pada pembentukan Negara Vietnam yang anti-komunis pada tahun 1949.
Latar Belakang Sejarah
Penjajahan Prancis
Pemerintahan kolonial Prancis
Sebelum Jepang datang, penjajahan Prancis di Vietnam berlangsung selama 87 tahun (1858-1945). Pada 1897, Prancis membentuk Federasi Indochina, sebuah unit artifisial yang menggabungkan Vietnam yang sekarang terpecah dalam tiga wilayah pemerintahan yang terpisah (Tonkin, Annam, dan Cochin China) dengan Kamboja dan Laos.[2]
Akibat
Perang Indochina Pertama
Kesepakatan awal tersebut hanyalah langkah pertama menuju perjanjian menyeluruh dan permanen yang diharapkan. Status politik masa depan Vietnam Selatan perlu dirundingkan. Dari bulan Juni hingga September 1946, perundingan resmi antara DRV dan Prancis terus berlangsung. Sementara delegasi Vietnam yang dipimpin oleh Phạm Văn Đồng terlibat langsung dalam pembicaraan alot—yang pada akhirnya menemui jalan buntu—mengenai status Vietnam Selatan, Ho Chi Minh secara bersamaan melakukan perjalanan ke Paris sebagai tamu resmi pemerintah Prancis. Sayangnya, hubungan mulai memburuk hampir segera setelah penandatanganan kesepakatan 6 Maret tersebut. Menyusul kegagalan konferensi formal, Ho Chi Minh berunding secara langsung dan menandatangani *Modus Vivendi* (Kesepakatan Sementara) pada 14 September 1946 dengan Menteri Urusan Wilayah Seberang Laut Prancis, Marius Moutet, demi menjaga perdamaian yang rapuh untuk sementara waktu. Perundingan di Dalat dan Fontainebleau pada akhirnya gagal akibat sengketa yang tak kunjung usai mengenai status politik Vietnam Selatan. Setelah jalan diplomasi tertutup, kedua belah pihak mulai bersiap menempuh penyelesaian militer. Provokasi yang dilakukan oleh pasukan Prancis maupun DRV memicu pecahnya perang berskala penuh pada 19 Desember 1946. Hampir satu setengah tahun setelah revolusi, DRV dan Prancis terlibat dalam Perang Indochina Pertama.
Catatan kaki
- ↑ William 1983, hlm. 39.
- ↑ Craig 2009, hlm. 104.
Karya yang dikutip
- William, J.Duiker (1983). Vietnam: Nation in Revolution. Westview Press: Frederick A.Praeger. ISBN 0-86531-336-9.
- K., W.Taylor (2013). A History of the Vietnamese. The Edinburgh Building, Cambridge CB2 8RU, UK: Cambridge university press. ISBN 978-0-521-87586-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) - Peter, Worthing (2001). Occupation and Revolution; China and the Vietnamese August Revolution of 1945. Institution of East Asian Studies University of California Berkeley, California 94720-2318: Institution of East Asian Studies University of California Berkeley. ISBN 1-55729-072-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) - Stein, Tonnesson (2010). Vietnam 1946:How the War Began. University of California Press, Berkeley and Los Angeles, California: University of California Press. ISBN 9780520944602.
- Jessica, M.Chapman (2013). Cauldron of Resistance: Ngo Dinh Diem, the United States, and 1950s Southern Vietnam. Cornell University Press, Sage House, 512 East State Street, Ithaca, New York 14850: Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-5061-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) - Craig, A.Lockard (2009). Southeast Asia World History. 198 Madison Avenue, New York, New York 10016: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-516075-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) - Robert, Shaplen (1966). The Lost Revolution:Vietnam 1945-1965. The Trinity Press, Worcester, and London: The Trinity Press.
- William, J.Duiker (1981). The Communist road to power in Vietnam. 2465 Central Avenue, Suite 200 Boulder, CO 80301: Westview Press. ISBN 0-89158-794-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) - David, G.Marr (1995). Vietnam 1945: The quest for power. Berkeley & Los Angeles, California: University of California Press. ISBN 0-520-07833-0.
- Huynh, Kim Khanh (Agustus 1971). Vietnamese August Revolution Reinterpreted. Journal of Asian Studies 30,4. hlm. 761-82.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Peter, Zinoman (Feb 2000). Colonial Prisons and Anti-Colonial Resistance in French Indochina: The Thai Nguyen Rebellion, 1917. Modern Asian Studies, Vol. 34, No. 1. hlm. 57-98.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - William J. Duiker, Ho Chi Minh: A Life.
- John T. McAlster, Jr. (1966) Vietnam: The Origins of Revolution
- Archimedes L. A. Patti, Why Viet Nam?: Prelude to America's Albatross
Lihat pula
- Sejarah Vietnam
- Indochina Prancis
- Vietnam pada Perang Dunia Kedua
- Peperangan Indochina
- Perang di Vietnam (1945–46)
- Tentara Rakyat Vietnam
Pranala luar
- Truong, Chinh. "The AugustRevolution" (PDF).
{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan|journal= - Mark, Bradley. "Making Revolutionary Nationalism: Vietnam, America and the August Revolution of 1945".
{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan|journal= - Vietnam celebrates National Day - VietNam News Diarsipkan 2014-10-29 di Wayback Machine
- Music of the August Revolution - Vietnam Breaking News
- August Revolution marked a milestone in Vietnamese poetry - Vietnam Breaking News
- Không tìm thấy trang bạn yêu cầu - VietNam News
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
