Sabtu, 24 Oktober 2026
09:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Republik Mulhausen

Republik Mulhausen

Bagikan:
330px-DrapeauMulhouse.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera Mulhausen

Republik Mulhausen (bahasa Prancis: République de Mulhouse, bahasa Jerman: Stadtrepublik Mülhausen) adalah sebuah negara-kota di Eropa Barat yang terletak di Alsace selatan. Wilayahnya berada di kota Mulhouse dan sekitarnya. Mereka menerapkan sistem republik pada tahun 1347 setelah memilih bourgmestre pertama mereka. Negara ini awalnya tunduk kepada Kekaisaran Romawi Suci. Seusai Perang Enam Deniers pada tahun 1466-1468, mereka berupaya memutuskan hubungan secara perlahan dengan wilayah Alsace lainnya agar dapat berhubungan lebih erat dengan Konfederasi Swiss, dan mereka juga memperoleh kemerdekaan secara de facto. Pada tahun 1515, mereka memperoleh kemerdekaan penuh dan tergabung dalam persekutuan dengan Swiss

Pada tahun 1529, Reformasi Protestan berhasil menjadikan agama Protestan sebagai agama satu-satunya di negara ini. Semenjak tahun 1746, negara ini menjadi salah satu pemrakarsa Revolusi Industri.

Di bawah tekanan militer Prancis, rakyat Mulhausen memilih untuk bersatu dengan Prancis pada tanggal 15 Maret 1798. Meskipun begitu, kota ini pada saat itu merupakan sebuah kota industri yang kuat dan sejahtera yang menjadi salah satu pendorong Revolusi Industri di Eropa.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan