Minggu, 01 November 2026
19:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Rem regeneratif

Rem regeneratif

mekanisme pemulihan tenaga

Bagikan:
250px-Skoda_03_T_roof.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mekanisme untuk rem regeneratif di atap trem Škoda Astra

Rem regeneratif adalah mekanisme pemulihan energi yang memperlambat kendaraan atau benda yang bergerak dengan mengubah energi kinetiknya menjadi bentuk yang dapat digunakan segera atau disimpan hingga dibutuhkan. Dalam mekanisme ini, motor traksi listrik menggunakan momentum kendaraan untuk memulihkan energi yang jika tidak akan hilang ke cakram rem sebagai panas. Ini berbeda dengan sistem pengereman konvensional, di mana kelebihan energi kinetik dikonversi menjadi panas yang tidak diinginkan dan terbuang akibat gesekan pada rem, atau dengan rem dinamis, di mana energi diperoleh kembali dengan menggunakan motor listrik sebagai generator tetapi segera dihamburkan sebagai panas di resistor. Selain meningkatkan efisiensi kendaraan secara keseluruhan, regenerasi secara signifikan dapat memperpanjang umur sistem pengereman karena komponen mekanis tidak akan cepat aus.

Pengereman regeneratif dan gesekan keduanya harus digunakan, menciptakan kebutuhan untuk mengendalikan mereka untuk menghasilkan pengereman total yang diperlukan. GM EV-1 adalah mobil komersial pertama yang melakukan ini. Pada 1997 dan 1998, insinyur Abraham Farag dan Loren Majersik diberi dua paten untuk teknologi brake-by-wire ini.[1][2]

Referensi

  1. ↑ GM patent 5775467 – Floating electromagnetic brake system- Erik Knuth, Abraham Farag, Loren Majersik, William Borchers.
  2. ↑ GM patent 5603217 – Compliant master cylinder- Loren Majersik, Abraham Farag.


Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan