Senin, 02 November 2026
06:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Regulamentul Organic

Regulamentul Organic

Bagikan:
250px-Regulamentul_organic_1832.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salinan Regulamentul Organic
Bagian dari seri artikel mengenai
Sejarah Rumania
Coat of arms of Romania
Prasejarah
Dacia
Perang Dacia
Dacia Romawi
Abad Pertengahan Awal
Asal usul bangsa Rumania
Abad Pertengahan
Sejarah Transilvania
Kepangeranan Transilvania
Pendirian Wallachia
Pendirian Moldavia
Modern Awal
Phanariotes
Kepangeranan-kepangeranan Donau
Kebangkitan Nasional
Regulamentul Organic
Revolusi Moldavia 1848
Revolusi Wallachia 1848
Principatele Unite
Perang Kemerdekaan Rumania
Kerajaan Rumania
Perang Dunia I
Rumania Raya
Perang Dunia II
Pendudukan Soviet di Bessarabia dan Bukovina Utara
Era Komunis
Pendudukan Soviet
Revolusi 1989
Rumania setelah 1989
 v • d • e 

Regulamentul Organic (bahasa Prancis:Règlement Organique, Rusia: Oрганический регламент, Organichesky reglament)[1][2][3] adalah organic law semi-konstitusi yang ditetapkan di Moldavia dan Wallachia (dua kepangeranan yang menjadi basis Rumania modern) oleh Kekaisaran Rusia tahun 1834–1835.

Catatan kaki

  1. ↑ The name also has plural versions in all languages concerned, referring to the dual nature of the document; however, the singular version is usually preferred. The text was originally written in French, submitted to the approval of the State Council of Imperial Russia in Saint Petersburg, and then subject to debates in the Assemblies in Bucharest and Iaşi; the Romanian translation followed the adoption of the Regulament in its French-language version. (Djuvara, p. 323).
  2. ↑ Giurescu, p. 123.
  3. ↑ It is probable that the title was chosen over designation as "Constitution(s)" in order to avoid the revolutionary meaning implied by the latter (Hitchins, p. 203).
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan