Selasa, 06 Oktober 2026
16:08 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Reaksi karbotermik

Bagikan:

Reaksi karbotermik adalah reaksi yang menggunakan karbon sebagai reduktor untuk mereduksi berbagai jenis substansi (khususnya logam oksida). Reaksi kimia ini biasanya dilakukan dengan suhu beberapa ratus derajat Celsius. Proses ini digunakan untuk menghasilkan berbagai macam unsur. Namun, reaksi ini tidak berguna untuk beberapa logam oksida, seperti natrium dan kalium. Kemampuan logam untuk mengalami reaksi karbotermik dapat diprediksi dengan menggunakan diagram Ellingham.[1]

Reaksi karbotermal menghasilkan karbon monoksida dan kadang-kadang juga menghasilkan karbon dioksida

Aplikasi

Contoh yang paling penting adalah dalam proses smelting bijih besi. Reaksinya dapat dirangkum sebagai berikut:

2Fe2O3 + 3C → 4Fe + 3CO2

Contoh lain adalah penggunaan reaksi karbotermik untuk menghasilkan fosfor. Setiap tahunnya sekitar satu juta ton fosfor dihasilkan dari reaksi ini.[2] Kalsium fosfat (batu fosfat) dipanaskan hingga suhu 1.200–1.500 °C dengan pasir (sebagian besar adalah SiO2) dan kokas (karbon tidak murni) untuk memproduksi P4. Persamaannya adalah:

4Ca5(PO4)3F + 18SiO2 + 30C → 3P4 + 30CO + 18CaSiO3 + 2CaF2

Variasi

Kadang-kadang reaksi karbotermik digabung dengan proses lain, seperti proses klorida yang memisahkan titanium dari ilmenit, bijih utama titanium. Dalam proses ini, campuran karbon dan bijih yang telah ditumbuk dipanaskan hingga suhu 1000 °C dengan aliran gas klor, yang kemudian menghasilkan titanium tetraklorida:

2FeTiO3 + 7Cl2 + 6C → 2TiCl4 + 2FeCl3 + 6CO

Referensi

  1. ↑ Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, ISBN 0-7506-3365-4{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) "Figure 8.19 Ellingham diagram for the free energy of formation of metallic oxides" hlm. 308
  2. ↑ Diskowski, Herbert; Hofmann, Thomas (2005). "Phosphorus". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Weinheim: Wiley-VCH. doi:10.1002/14356007.a19_505. ISBN 9783527306732.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan