Rabu, 07 Oktober 2026
14:38 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara

Hayu

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Hayu" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(January 2018)

Hayu (Nepali: हायु) merupakan anggota suku Janajati yang berbicara dalam bahasa mereka sendiri, Wayu atau Hayu. Sedikit yang diketahui tentang mereka. Mereka beragama Hindu.

Menurut sensus Nepal tahun 2001, terdapat 1.821 orang Hayu di negara tersebut, di mana 70,29% beragama Hindu dan 23,61% menganut kepercayaan animisme.

Bahasa Hayu telah didokumentasikan oleh ahli linguistik Boyd Michailovsky.[1] The language currently appears in Wikipedia as 'Vayu'.

Referensi

  1. ↑ Michailovsky, Boyd (2003). Thurgood & LaPolla (ed.). Hayu entry in: The Sino-Tibetan Languages. London & New York: Routledge. hlm. 518–532.
  • Nishi 西, Yoshio 義郎 (1992a). "ハユ語" [Hayu, Hai, Vayu, (LSI) Hāyu, Vāyu]. Dalam 亀井 Kamei, 孝 Takashi; 河野 Kōno, 六郎 Rokurō; 千野 Chino, 栄一 Eichi (ed.). 三省堂言語学大辞典 The Sanseido Encyclopaedia of Linguistics (dalam bahasa Jepang). Vol. 3. Tokyo: 三省堂 Sanseido Press. hlm. 253a–269a. ISBN 4385152179.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan