Jumat, 25 September 2026
16:15 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Rallidae

Rallidae

Rallidae
Rentang waktu: Early Eocene - Recent
250px-American_Purple_Gallinule_in_water.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Porphyrio martinica
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Gruiformes
Famili: Rallidae
Vigors, 1825
Artikel takson sembarang

Rallidae, atau burung mandar adalah keluarga burung berukuran kecil hingga menengah yang memiliki jumlah anggota yang besar. Famili ini menunjukkan tingkat diversitas yang cukup tinggi, dan jenis burung yang berada dalam famili ini meliputi tikusan, mandar-hitam , mandar-padi dan lain-lain. Banyak spesies yang akrab dengan tanah basah, meski banyak yang tergolong familia ini ditemukan di habitat daratan kecuali padang tandus, wilayah kutub, dan area alpine di atas wilayah bersalju.

Keluarga burung ini muncul di setiap benua kecuali Antartika. Terdapat banyak spesies kepulauan yang tergolong familia ini. Habitat yang umum adalah rawa atau hutan lebat. Rail umumnya berkembang biak di daerah bervegetasi padat.

Ekologi

Ciri yang paling umum dari burung jenis ini adalah mereka menempati daerah bervegetasi padat di wilayah yang lembap seperti daerah dekat sungai, rawa, atau danau. Area rumput air merupakan habitat favoritnya. Secara umum mereka adalah hewan pemalu dan sering bersembunyi sehingga sulit untuk diamati.

Kebanyakan spesies bergerak dan berlari dengan cepat di atas kakinya yang kuat. Dan mereka memiliki jari kaki yang panjang yang beradaptasi dengan baik pada permukaan yang lunak dan tidak rata. Mereka memiliki sayap yang pendek dan membulat, dan mereka adalah penerbang yang buruk. Mereka tidak mampu mencapai jarak penerbangan yang cukup jauh.

Spesies kepulauan telah menjadi tidak mampu untuk terbang. Dan banyak dari mereka telah punah karena introduksi predator daratan seperti kucing, tikus, dan babi.

Secara umum, rallidae adalah omnivora. Banyak spesies yang memakan invertebrata, dan juga buah-buahan dan biji-bijian. Hanya sedikit spesies yang bersifat herbivora.

Perilaku berkembang biak yang tergolong familia ini sulit diketahui, termasuk apakah mereka monogami, poligami, atau poliandri. Kebanyakan dari spesies ini bertelur antara lima hingga sepuluh, tetapi ada juga yang bertelur hanya satu ataupun lima belas. Dan telur dalam satu sarang tidak selalu menetas dalam waktu yang bersamaan. Spesies muda dapat dengan mudah bergerak segera setelah menetas. Mereka akan terus bergantung pada induk mereka hingga sekitar satu bulan lamanya.

Di dunia lama, spesies berparuh panjang umum disebut mandar, sedangkan spesies berparuh pendek umum disebut ayam-ayaman. Spesies Amerika Utara umumnya disebut mandar mesil tidak memiliki panjang paruh yang cukup untuk disebut mandar. mandar terkecil adalah Mandar Swinhoe, 13 cm dengan massa 25 gram.

Spesies yang lebih besar kadang-kadang diberi nama lain. Coot Hitam lebih adaptif di perairan terbuka daripada saudara mereka, dan spesies yang lebih besar lainnya disebut gallinule dan ayam rawa. Yang terbesar di group ini adalah Takahe, memiliki panjang 65 cm dengan massa 2,7 kg.

Mandar banyak menderita akibat perubahan lingkungan yang disebabkan manusia. Diperkirakan beberapa ratus spesies mandar kepulauan telah punah karena hal ini. Sisanya berstatus terancam dan organisasi konservasi dan pemerintahan terus berupaya untuk mencegah kepunahan mereka.

Karakteristik Fisik

Mandar adalah famili yang cenderung bervariasi, berukuran kecil hingga menengah. Ukuran mereka bervariasi dari 12 cm hingga 63 cm, dan bermassa dari 20 gram hingga 3 kg. Beberapa spesies memiliki leher yang panjang. Bentuk paruh mereka cukup bervariasi, di beberapa spesies ukurannya dapat melebihi panjang kepalanya (Rail Clapper), dan yang lainnya dapat berbentuk pendek dan lebar (coot), dan ada juga yang berbentuk besar (Gallinule Ungu).

Mandar menampakkan sedikit sekali sifat dimorfisme seksual, baik dalam warna bulu mereka maupun ukuran mereka.

Sayap semua mandar pendek dan membulat. Mandar tidak mampu terbang dengan kuat, tetapi dapat dipertahankan untuk waktu yang lama. Banyak spesies yang melakukan migrasi tahunan. Kemampuan terbang mereka yang buruk membuat mereka dengan mudah dijatuhkan oleh angin ketika melakukan migrasi sehingga banyak yang tersesat dan menempati wilayah kepulauan yang terisolasi. Burung-burung ini sesungguhnya lebih memilih untuk berlari daripada terbang, terutama di habitat yang padat. Beberapa menjadi tidak dapat terbang dalam periode pergantian bulu.

Banyak mandae kepulauan menjadi tidak dapat terbang karena sempitnya habitat kepulauan dan sedikit sekali ancaman predator yang mengeliminasi kebutuhan untuk terbang. Selain itu, habitat kepulauan memiliki sedikit sekali sumber daya sehingga mereka harus mengurangi metabolisme tubuh mereka, dan mereka mengorbankan otot sayapnya. Karena itulah, ketidakmampuan untuk terbang sesungguhnya menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka dalam bertahan. mandar Laysan membutuhkan waktu 125.000 tahun untuk kehilangan kemampuan terbangnya dan sayapnya berevolusi menjadi sayap yang mampu menjaga keseimbangan ketika berlari dengan cepat.

Referensi

  • Horsfall, Joseph A. & Robinson, Robert (2003): Rails. In: Perrins, Christopher (ed.): Firefly Encyclopedia of Birds. Firefly Books.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan