Selasa, 29 September 2026
18:07 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Raja Matanda

Raja Matanda

Bagikan:
Ache
250px-An_old_Tagalog_king_or_noble_illustrated_in_the_1590s_Manila_manuscript%2C_cropped_portrait.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang raja atau bangsawan tua Tagalog yang digambarkan dalam manuskrip Manila tahun 1590-an. Diperkirakan bahwa Raja Ache kemungkinan mengenakan pakaian kebesaran yang serupa.
Raja Maynila
Berkuasasetelah 1521 – Agustus 1572
PendahuluYsmeria[Notes 1]
PenerusRaja Sulaeman
  • Don Ambrocio Mag-isa Ladyangbata
  • Don Luis Ylao
  • Doña Maria Bolactala[1]
LahirSekitar 1500-an
MeninggalAgustus 1572

Ache atau Si Rajah Matanda (sekitar 1500-an – 1572; ortografi Spanyol Kuno: Rája Aché atau Raxa Ache),[2] juga dikenal sebagai Raja Matana atau Rája Matandâ (“Raja Tua”),[3] adalah Raja Luzon yang memerintah dari ibu kota kerajaannya, Maynila (sekarang Manila), yang kini menjadi ibu kota Republik Filipina.

Saat masih menjadi putra mahkota Luzon dan laksamana agung bagi Sultan Brunei, Ache menikahi seorang putri Brunei pada tahun 1521. Ia menjabat sebagai Raja Luzon pada tahun 1570 ketika keponakannya yang merupakan pewaris takhta (raja muda), Sulaeman, bersama Bunao dan Lakandula, penguasa Tondo,[Notes 2][2] terlibat dalam pertempuran melawan pasukan laut pimpinan Martín de Goiti yang diperkuat oleh sukarelawan militer asal Cebu dan merupakan bagian dari ekspedisi Legazpi dari Spanyol yang dikirim dari New Spain untuk mencari Kepulauan Maluku. Pertempuran ini mengakibatkan jatuhnya Maynila dan penangkapan 13 pucuk meriam.[1][2][3]

Catatan Kaki

  1. ↑ Sejarawan Kapampangan, Mariano A. Henson, menamai ibu dari Ache dengan sebutan “Ysmeria”.
  2. ↑ Lakandula (ortografi Spanyol: Lacandola) adalah gelar bagi lakan terakhir atau penguasa tertinggi Tondo pada masa pra-kolonial ketika bangsa Spanyol pertama kali menaklukkan wilayah delta Sungai Pasig di Filipina pada dekade 1570-an.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
  1. 1 2 Dery, Luis Camara (2001). A History of the Inarticulate. Quezon City: New Day Publishers. ISBN 971-10-1069-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 3 Scott, William Henry (1994). Barangay: Sixteenth Century Philippine Culture and Society. Quezon City: Ateneo de Manila University Press. ISBN 971-550-135-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Joaquin, Nick (1990). Manila, My Manila: A History for the Young. Manila: Anvil Publishing, Inc. ISBN 978-971-569-313-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan