Sabtu, 26 September 2026
15:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Radama II

Radama II

Radama II
250px-Radama_II_with_crown.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Radama II dengan Mahkota
Raja Madagaskar
Berkuasa16 Agustus 1861 – 12 Mei 1863
Penobatan23 September 1862
PendahuluRanavalona I
PenerusRasoherina
Lahir23 September 1829
Imasoandro, Rova dari Antananarivo
Meninggal12 Mei 1863 (age 33) – contested[1]
Rova of Antananarivo – contested[1]
Pemakaman1863/1897 – dipertentangkan[1]
Ilafy/Makam Raja-Raja, Rovan'Antananarivo – contested[1] (re-interred)
AyahAndriamihaja
IbuRanavalona I
PasanganRasoherina (sebagai Rabodo)
Ranavalona II (sebagai Ramoma)
Marie Rasoamieja[2]

Radama II (23 September 1829 – 12 Mei 1863) adalah putra dan pewaris dari Ratu Ranavalona I. Ia memerintah dari tahun 1861 hingga tahun 1863 atas Kerajaan Madagaskar, yang hampir mengontrol seluruh pulau. Kepemimpinan Radama, meskipun singkat, merupakan periode penting dalam sejarah Kerajaan Madagaskar.

Referensi

  1. 1 2 3 4 Delval, Raymond (1972). Radama II, prince de la renaissance malgache: 1861–1863 (dalam bahasa French). Paris: Éditions de l'École.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ Chapus, G.S.; Mondain, G. (1953). Un homme d’etat malgache: Rainilaiarivony (dalam bahasa French). Paris: Editions Diloutremer.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Radama II
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Ranavalona I
Raja Madagaskar
16 Agustus 1861 – 12 Mei 1863
Diteruskan oleh:
Rasoherina


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan