Rabu, 28 Oktober 2026
18:15 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Quadragesimo anno

Ensiklik Paus Pius XI tahun 1931

Bagikan:
Quadragesimo anno
Latin: Empat Puluh Tahun
Surat ensiklik dari Paus Pius XI
60px-C_o_a_Pius_XI.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal15 Mei 1931
SubjekTentang rekonstruksi tatanan sosial
Nomor ensiklik19 dari 31 dalam kepausan
Naskah
Bagian dari seri Gereja Katolik tentang
Ajaran sosial Katolik
Emblem of the Holy See
Ringkasan
icon PortalKatolik

Quadragesimo anno (pelafalan dalam bahasa Latin:[kʷa.draˈd͡ʒɛː.si.moˈan.no]) (Bahasa Latin untuk "Empat Puluh Tahun") adalah sebuah ensiklik yang dikeluarkan oleh Paus Pius XI pada tanggal 15 Mei 1931, 40 tahun setelah ensiklik Leo XIII Rerum novarum, mengembangkan lebih lanjut ajaran sosial Katolik. Tidak seperti Rerum novarum, yang terutama membahas kondisi para pekerja, Pius XI membahas implikasi etis dari tatanan sosial dan ekonomi. Quadragesimo anno menjelaskan bahaya besar bagi kebebasan dan martabat manusia yang timbul dari kapitalisme, sosialisme, dan komunisme yang tidak terkendali seperti yang dipraktikkan di Uni Soviet. Di dalamnya, Pius XI juga menyerukan rekonstruksi tatanan sosial berdasarkan prinsip-prinsip solidaritas dan subsidiaritas.

Kontributor penting dalam penyusunan ensiklik ini adalah para teolog dan filsuf sosial Katolik Roma Jerman Gustav Gundlach dan Königswinter Circle melalui salah satu penulis utamanya Oswald von Nell-Breuning.[butuh rujukan] Pengaruh lainnya adalah Heinrich Pesch.[1][2][3][4]

Referensi

  1. ↑ Grosschmid, Geza B. "Pesch's Concept of the Living Wage in 'Quadragesimo Anno'," Review of Social Economy 12 (2), 1954.
  2. ↑ Ederer, Rupert J. "Heinrich Pesch, Solidarity, And Social Encyclicals," Review of Social Economy 49 (4), 1991.
  3. ↑ Krason, Stephen M. "Principles of Heinrich Pesch's Solidarism," Diarsipkan 2013-12-17 di Wayback Machine The Catholic Social Science Review 14, 2009, pp. 477-483.
  4. ↑ Schulz, Jr., William Patric (2017). Dorothy Day's Distributism and Her Vision for Catholic Politics (PhD tesis). Louisiana State University.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan