Senin, 02 November 2026
20:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Puzur-Ashur II

Bagikan:

Puzur-Ashur II (juga ditranskripsi sebagai Puzur-Aššur II) merupakan seorang raja (Išši’ak Aššur, "Penasihat Assur") di Kekaisaran Asyur Kuno selama delapan tahun di antara tahun 1865 SM dan 1857 SM. Puzur-Ashur II adalah putra dan penerus Sargon I. Karena pemerintahan Sargon I yang lama, Puzur-Ashur II naik takhta pada usia terlambat karena salah satu putranya, yang bernama Ili-bani, merupakan saksi di dalam sebuah kontrak (dan telah menjadi seorang pria dewasa) sebelas tahun sebelum Puzur-Ashur II menjadi penguasa. Puzur-Ashur II digantikan oleh putranya Naram-Sin. Berikut ini adalah daftar pejabat "limmu" ("eponim") yang terpilih secara tahunan dari tahun aksesi Puzur-Ashur II, san "waklum" ("pengawas"), di dalam Ashur-iddin (putra Shuli) untuk kematian Puzur-Ashur II, limmu Inaya (putra Amuraya.)[1] Tanggal-tanggal SM didasarkan pada tanggal 1833 SM untuk gerhana matahari yang tercatat di limmu dari Puzur-Ištar:[2]

1865 SM Aššur-iddin putra Šuli
1864 SM Aššur-nada putra Puzur-Ana
1863 SM Kubia putra Karria
1862 SM Ili-dan putra Elali
1861 SM Ṣilulu putra Uku
1860 SM Aššur-nada putra Ili-binanni
1859 SM Ikuppi-Ištar putra Ikua
1858 SM Buzutaya putra Šuli
1857 SM Innaya putra Amuraya

Referensi

  1. ↑ Klaas R. Veenhof, The old Assyrian list of year eponyms from Karum Kanish and its chronological implications (Ankara, Turkish Historical Society, 2003).
  2. ↑ C. Michel, Nouvelles données pour la chronologie du IIᵉ millénaire, NABU 2002, Nr. 20, 17f.
Didahului oleh:
Sargon I
Išši’ak Aššur
1865 SM — 1857 SM
Diteruskan oleh:
Naram-Sin
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan