Senin, 19 Oktober 2026
09:11 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Putri selat

Putri selat

makanan khas daerah

Bagikan:
Putri selat
Sepotong amparan tatak
Sajian kue putri selat
Tempat asalIndonesia
DaerahKalimantan Selatan
Hidangan nasional terkaitIndonesia
Dibuat olehSuku Banjar
Suhu penyajianHangat dan dingin
Bahan utamaTepung, kelapa parut
Bahan yang umum digunakanGula merah

Putri Selat adalah kue tradisional khas masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Kue ini terdiri dari 3 lapisan dengan masing-masing lapisan memiliki cita rasanya sendiri. Pada umumnya lapisan bawah terdiri dari bahan dasar adonan tepung dan kelapa parut, lapisan tengah terbuat dari adonan gula merah dan lapisan atas berupa berbahan dasar daun suji dan berwarna hijau. Sehingga memberikan cita rasa manis, gurih dan legit dalam satu potongan.[1]

Kue ini biasanya dijumpai di bulan Ramadan sebagai menu takjil untuk berbuka puasa. Selain di Kalimantan Selatan, kue ini juga bisa ditemukan di Sumatera, Malaysia dan Singapura.

Pada zaman dahulu, kue ini adalah kue kegemaran kaum bangsawan dari Kerajaan Banjar dan diperkenalkan oleh Putri Junjung Buih.[2]

Nilai gizi

Dalam 100 gram sajian kue Putri Selat mengandung energi 163 kkal, protein 2.2 gr, lemak 6.5 gr dan karbohidrat 13.8 gr. Selain itu juga mengandung kalsium 72 mg, fosfor 30 mg, natrium 6 mg, kalium 68 mg dan besi 4 mg.[3]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "Resep Putri Selat Enak, Bikin Semua Orang Penasaran Dengan Tekstur Legitnya - Semua Halaman - Sajian Sedap". sajiansedap.grid.id. Diakses tanggal 2022-06-07.
  2. ↑ Okezone (2011-07-12). "Manis-Gurih Khas Kalimantan Selatan : Okezone Lifestyle". https://lifestyle.okezone.com/. Diakses tanggal 2022-06-07.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  3. ↑ Risqi, Arie &. "Nilai kandungan gizi Putri selat". nilaigizi.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-07.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan