Minggu, 01 November 2026
16:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Putri Tidur

Putri Tidur

Bagikan:
Sleeping_beauty_by_Edward_Burne-Jones.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Edward Burne-Jones melukis Putri Tidur.
Untuk kegunaan lain, lihat Putri Tidur (disambiguasi).

Putri Tidur (bahasa Prancis:La Belle au Bois dormant, bahasa Indonesia:Putri Tidur di Hutan) adalah cerita rakyat yang pertama kali dipublikasikan tahun 1697 oleh Charles Perrault, Contes de ma Mère l'Oye ("Mother Goose Tales").[1]

Kisah ini diadaptasi menjadi film Sleeping Beauty yang diproduksi oleh Disney.

Jalan Cerita

Pada suatu hari, disebuah perayaan pesta yang begitu meriah, datanglah peri-peri membawa hadiah berupa mantra untuk merayakan kelahiran sang putri raja. Raja dan Ratu begitu bahagia merayakan kelahiran putri pertama mereka, begitu juga dengan para rakyat dari peri. Semua Orang dari berbagai kalangan hadir dalam pesta tersebut. Namun, salah satu tamu istimewa tidak diundang. Tamu istimewa tersebut adalah Sang Peri Hitam dengan kekuatan sihirnya yang begitu besar, melebihi kekuatan peri-peri lainnya. Sang Peri Hitam tetap datang walaupun tak diundang, ia datang dengan penuh kemarahan terhadap raja dan keluargannya. Peri Hitam pun datang membawa hadiah yang buruk bagi sang putri. Peri hitam memberi mantra kutukan, bahwa sebelum matahari terbenam pada ulang tahunnya yang ke-16, sang Putri itu akan menusukkan jarinya pada jarum di sebuah mesin pemintal dan akan tertidur seperti orang mati.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sleeping Beauty.
Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:

Referensi

Artikel utama
Cerita terkenal
Lainnya
Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan