Rabu, 28 Oktober 2026
03:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Betet hijau

Betet hijau

Bagikan:
Betet hijau
Rentang waktu: Pleistosen - Present[1]
250px-Green_Parakeet_-in_tree_-South_Texas-8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Subspesies nominat di Texas selatan, AS,
CITES Apendiks II (CITES)[3]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Psittaciformes
Famili: Psittacidae
Genus: Psittacara
Spesies:
P. holochlorus
Nama binomial
Psittacara holochlorus
(Sclater, PL, 1859)
250px-Psittacara_holochlorus_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran betet hijau sensu lato termasuk betet pasifik dan socorro.

Betet hijau (Psittacara holochlorus) adalah sebuah spesies bayan Dunia Baru. Menurut Komite Ornitologi Internasional (IOC), burung ini berasal dari Meksiko dan Texas bagian selatan di Lembah Rio Grande.

Spesies ini memiliki panjang 28 hingga 30,5 cm (11 hingga 12 in) dan berbobot sekitar 230 g (8,1 oz). Kedua jenis kelamin tampak mirip. Dewasa pada kedua subspesiesnya biasanya hijau, dengan warna yang lebih pucat dan kuning di perutnya.

Referensi

  1. ↑ "Fossilworks: Psittacara maugei". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-13. Diakses tanggal 2022-02-16.
  2. ↑ BirdLife International (2018). "Green Parakeet Psittacara holochlorus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T62296899A132190435. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T62296899A132190435.en. Diakses tanggal 6 April 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 6 April 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan