Sabtu, 31 Oktober 2026
09:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Proyek Hutan Sahara

Proyek Hutan Sahara

Bagikan:

Sahara Forest Project, bertujuan untuk menyediakan air bersih, makanan dan energi terbarukan di daerah panas dan gersang, serta menanami kembali daerah-daerah di gurun pasir yang tidak berpenghuni. Proposal ini menggabungkan rumah kaca berpendingin air laut dengan teknologi tenaga surya, baik secara langsung menggunakan Photovoltaic (PV) atau secara tidak langsung menggunakan tenaga surya terkonsentrasi dan teknologi untuk revegetasi gurun. Diklaim bahwa teknologi ini secara bersama-sama akan menciptakan sumber energi, makanan, vegetasi, dan air yang berkelanjutan dan menguntungkan. Tim pendiri di balik proyek ini terdiri dari ahli yang berasal dari Seawater Greenhouse Ltd, Exploration Architecture, Max Fordham Consulting Engineers dan Bellona Foundation. Skala proyek yang diusulkan menjadi sedemikian rupa sehingga sejumlah besar air laut akan diuapkan. Dengan menggunakan lokasi di bawah permukaan laut, biaya pemompaan akan dihilangkan. Proyek di Qatar telah selesai, dan proyek percontohan di Yordania dan Tunisia telah dimulai.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan