Rabu, 23 September 2026
23:58 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Thallophyta

Thallophyta

250px-Rock_covered_with_multicolored_patches_of_lichen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lumut kerak, salah satu anggota dari divisi Thallophyta

Thallophyta adalah suatu divisi yang meliputi tumbuh-tumbuhan yang memiliki tubuh yang berbentuk talus (tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun). Divisi ini merupakan kelompok organisme polifiletik yang non-motil dan disebut oleh Stephan Endlicher, seorang ahli botani Austria abad ke-19, di mana dia mengklasifikasi tumbuhan menjadi thallophyta dan cormophyta (tumbuhan yang memiliki tubuh yang dapat dibedakan satu sama lain) pada tahun 1836.[1][2][3]

Tumbuhan ini meliputi kurang lebih 60.000 jenis, termasuk ganggang dan lumut kerak, di mana mereka hidupnya bisa secara autotrof, heterotrof, atau simbiosis.[1]

Morfologi

Talus yang dimiliki oleh tumbuhan ini memiliki struktur dan bentuk dengan berbagai variasi, mulai dari satu sel berbentuk bulat sampai yang terdiri atas banyak sel dengan bentuk yang kadang-kadang telah mirip dengan kormus yang dimiliki oleh tumbuhan tingkat tinggi. Sel yang menyusun tubuh telah memperlihatkan diferensiasi yang jelas, di mana dalam protoplasmanya terdapat satu inti atau lebih dan plastid yang bentuknynya beraneka ragam.[1]

Reproduksi

Tumbuhan ini dapat berkembangbiak, bak secara vegetatif maupun generatif. Reproduksi secara vegetatif atau aseksual menggunakan spora yang terbentuk dari sporangium, di mana spora ini benar-benar merupakan alat reproduksi sehingga dapat menjadi calon-calon individu baru. Untuk reproduksi generatif atau seksual, reproduksinya melalui peleburan gamet-gamet yang terbentuk dari gametangium, di mana keberagaman sifat gametnya tergantung pada gametangiumnya yang membuat keberagaman cara perkembangbiakan seksualnya (seperti isogami, anisogami, gametangiogami, dan oogami). [1]

Terlepas dari keberagaman cara reproduksinya, alat reproduksinya hanya memiliki satu sel saja, baik itu sporangioum maupun gametongium. Hal ini membuat organ-organ tersbeut memiliki dinding yang terdiri atas lapisan sel yang steril dan hanya berupa dinding sel yang merupakan organ tersebut.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Tjitrosoepomo, Gembong (Januari 2023). Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta (Edisi 12 (Revisi)). Sleman, D.I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. ISBN 9786233591454.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Stephan Endlicher (1836–1840). "Genera plantarum secundum ordines naturales disposita". F. Beck; The Biodiversity Heritage Library.
  3. Lindley (1846), page 46
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan