Kamis, 01 Oktober 2026
04:46 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Sifaka diadem

Sifaka diadem

Bagikan:
Sifaka diadem
250px-Diademed_sifaka_%28Propithecus_diadema%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Cagar Alam Khusus Analamazaotra
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Strepsirrhini
Genus: Propithecus
Spesies:
P. diadema
Nama binomial
Propithecus diadema
250px-Propithecus_diadema_range_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran P. diadema[1]
Sinonim
  • albus Vinson, 1862
  • typicus A. Smith, 1833

Sifaka diadem (Propithecus diadema) adalah seekor spesies sifaka yang bersatus genting dan endemik di Madagaskar timur. Bersamaan dengan indri, spesies ini merupakan salah satu dari dua jenis lemur terbesar yang masih hidup, dengan bobot rata-rata yaitu 6.5 kg[4] dan panjang total dewasa sekitar 105 centimetres (41 inches),[5] dimana setengahnya adalah ekor. Russell Mittermeier, salah satu ahli lemur kontemporer, mendeskripsikan sifaka berdiadem sebagai "salah satu yang paling memikat dan berwarna di antara semua lemur", memiliki bulu yang panjang dan mirip sutra.[6] Spesies ini juga dikenal dengan nama Malagasy-nya, yaitu simpona, simpony dan ankomba joby. Istilah "sifaka berdiadem" juga digunakan untuk merujuk sebuah kelompok spesies yang secara formal mencakup empat subspesies berbeda.

Referensi

  1. 1 2
  2. ↑
  3. ↑
  4. ↑ Powzyk, J. A.; Mowry, C. B. (2003). "Dietary and Feeding Differences Between Sympatric Propithecus diadema diadema and Indri indri". International Journal of Primatology. 24 (6): 1143–1162. doi:10.1023/B:IJOP.0000005984.36518.94. S2CID 2761676.
  5. ↑
  6. ↑
Spesies hidup dalam famili Indriidae
Indri
Avahi
(Lemur berbulu wol)
Propithecus
(sifaka)
Grup P. diadema
Grup P. verreauxi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan