Senin, 28 September 2026
09:46 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Hiu porbeagle

Hiu porbeagle

Hiu porbeagle
Rentang waktu: Upper miocene 11.608–0 jtyl
Side view of a gray torpedo-shaped shark with a pointed snout and a crescent-shaped tail
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Chondrichthyes
Subkelas: Elasmobranchii
Subdivisi: Selachimorpha
Ordo: Lamniformes
Genus: Lamna
Spesies:
L. nasus
Nama binomial
Lamna nasus
(Bonnaterre, 1788)
World map with dark blue coloring in the northern Atlantic Ocean, around southern South America, east of South Africa, and around southern Australia and New Zealand, and light blue coloring along the southeastern U.S. coast and in a global band around the Southern Hemisphere
     Sebaran terkonfirmasi     Sebaran dugaan
Sinonim

Lamna philippii Perez Canto, 1886
Lamna punctata Storer, 1839
Lamna whitleyi Phillipps, 1935
Oxyrhina daekayi Gill, 1861
Selanonius walkeri Fleming, 1828
Squalus cornubicus Gmelin, 1789
Squalus cornubiensis Pennant, 1812
Squalus monensis Shaw, 1804
Squalus nasus Bonnaterre, 1788
Squalus pennanti Walbaum, 1792
Squalus selanonus Leach, 1818

Porbeagle atau hiu perbeagle (Lamna nasus) adalah sebuah spesies hiu makerel dalam famili Lamnidae, tersebar secara luas di perairan-perairan laut iklim dingin dan sedang di Atlantik Utara dan Belahan Bumi selatan. Di Pasifik Utara, peran ekologisnya diisi oleh hiu salmon yang berkerabat dekat (L. ditropis). Umumnya hiu ini mencapai panjang 2,5 m (8,2 ft) dan berat 135 kg (298 pon); porbeagle di Atlantik Utara tumbuh lebih besar dari pada populasi belahan Bumi selatan, serta memiliki warna dan aspek-aspek pertumbuhan yang berbeda. Kelabu di punggung dan putih di perut, porbeagle memiliki sisi tengah yang bayak, yang melancip ke moncong yang panjang dan runcing dan dasar ekor yang ramping. Hiu ini memiliki sirip pektoral dan sirip dorsal pertama yang besar, serta sirip anal, sirip dorsal kedua dan sirip ventral yang kecil. Hiu ini juga memiliki sirip kaudal berbentuk sabit. Ciri yang paling menonjol dari porbeagle adalah giginya yang memiliki tiga puncak runcing, corak putih di buritan dasar sirip dorsal pertama mereka, dan dua pasang lunas lateral di ekornya.

Referensi

  1. ↑ Rigby, C.L.; Barreto, R.; Carlson, J.; Fernando, D.; Fordham, S.; Francis, M.P.; Herman, K.; Jabado, R.W.; Liu, K.M.; Marshall, A.; Pacoureau, N.; Romanov, E.; Sherley, R.B.; Winker, H. (2019). "Lamna nasus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T11200A500969. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T11200A500969.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
Spesies hiu makarel yang masih hidup
Alopiidae
Alopias
Cetorhinidae
Cetorhinus
Lamnidae
Carcharodon
Isurus
Lamna
Megachasmidae
Megachasma
Mitsukurinidae
Mitsukurina
Odontaspididae
Carcharias
Odontaspis
Pseudocarchariidae
Pseudocarcharias
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan