Jumat, 16 Oktober 2026
01:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Politeknik STMI Jakarta

Politeknik STMI Jakarta

universitas di Indonesia

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Politeknik STMI Jakarta
250px-Logo_Politeknik_STMI.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnya
Sekolah Tinggi Manajemen Industri
JenisPoliteknik, Perguruan tinggi kedinasan
Didirikan1975
Lembaga induk
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
DirekturAmrin Rapi, S.T., M.T.
Alamat
JL Letjen Suprapto No 26 Cempaka Putih
, ,
Jakarta
Situs webstmi.ac.id

Politeknik STMI Jakarta atau sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) merupakan perguruan tinggi vokasi negeri di bawah naungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang terletak di Jakarta Pusat. Politeknik STMI Jakarta telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagai bagian implementasi Zona Integritas (ZI) menuju tata kelola perguruan tinggi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Selain itu, Politeknik STMI Jakarta telah menerapkan pola pengelolaan keuangan berbasis Badan Layanan Umum (BLU).

Melalui kurikulum berbasis kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri, Politeknik STMI Jakarta berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan siap kerja, khususnya untuk mendukung kemajuan sektor industri otomotif nasional.

Saat ini, Politeknik STMI Jakarta memiliki lima program studi, yaitu:

  1. Teknik Industri Otomotif (TIO)
  2. Sistem Informasi Industri Otomotif (SIIO)
  3. Teknik Kimia Polimer (TKP)
  4. Teknik Rekayasa Otomotif (TRO)
  5. Administrasi Bisnis Otomotif (ABO)

History

Sekolah Tinggi Manajemen Industri (1975-2014)

Sekolah Tinggi Manajemen Industri (STMI) adalah salah satu lembaga perguruan tinggi di bawah binaan Kementerian Perindustrian RI, yang pendiriannya ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor: 239/M/SK/1975 Tahun 1975. Pada mulanya sekolah ini menyelenggarakan pendidikan pada jenjang Strata Sarjana dengan Gelar M.Sc (Master Of Science) Untuk lulusannya. Adapun mahasiswanya berasal dari lulusan sarjana muda dari latar belakang pendidikan teknik dan manajemen.

Pada tahun 1981, STMI progam pendidikan di STMI diubah menjadi progam diploma yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Perindustrian Nomor: 237/M/SK/VI/1981 dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0184/O/1981, Tertanggal 6 Juni 1981. Sejak saat Itu STMI menyelenggarakan pendidikan Program Studi Diploma IV memiliki tiga jurusan, yaitu:

  • TMI - Teknik dan Manajemen Industri. TMI ini di bagi 2 (dua) yaitu TMI berkonsentrasi:
    • SII - Sistem Informasi Industri
    • MBI - Manajemen Bisnis Industri
  • TMIK - Teknik dan Manajemen Informatika
  • TKI - Teknik Kimia Industri

Pada tahun 2007, STMI menghilangkan jurusan TMIK dan setelah itu TMI melepas konsentrasi menjadi jurusan yang dapat berdiri sendiri. Terdapat 4 (empat) jurusan pada tahun 2007, yaitu:

  • SII - Sistem Informasi Industri (2007-2013) Sistem Informasi (2014-2015)
  • TMI - Teknik dan Manajemen Industri
  • TKI - Teknik Kimia Industri
  • MBI - Manajemen Bisnis Industri

Politeknik STMI Jakarta (2015-present)

Seiring dengan perubahan kelembagaan dari STMI menjadi Politeknik STMI Jakarta pada tahun 2015, struktur program studi juga disesuaikan dengan karakteristik pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri. Hingga saat ini, Politeknik STMI Jakarta memiliki 5 (lima) program studi, yaitu:

  • SIIO - Sistem Informasi Industri Otomotif
  • TIO - Teknik Industri Otomotif
  • TKP - Teknik Kimia Polimer
  • ABO - Administrasi Bisnis Otomotif
  • TRO - Teknik Rekayasa Otomotif
Kemendagri
Kementerian ESDM
Kemenkum
Kemenpar
Kemenkeu
Kementerian KKP
Kemenkes
Komdigi
Kemenhub
Matra Darat
Matra Laut
Matra Udara
Kemenperin
Kemhan
Kementan
Kementerian PU
Kemendag
Kemnaker
Kemensos
Kementerian ATR/BPN
Polri
BATAN / BRIN
BPS
BSSN
BIN
BMKG
LAN
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan