Senin, 02 November 2026
11:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Kabupaten Polewali Mamasa

bekas kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat dan sebelumnya Provinsi Sulawesi Selatan

Bagikan:

Kabupaten Polewali Mamasa adalah nama lama Kabupaten Polewali Mandar di Sulawesi Barat. Kabupaten ini dibentuk sebagai bagian dari Sulawesi Selatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959, dengan ibu kota di Polewali.[1]

Sejarah

Pada 10 April 2002, sepuluh kecamatan di wilayah pegunungan Kabupaten Polewali Mamasa dipisahkan untuk membentuk Kabupaten Mamasa, yang beribu kota di Mamasa.[2]

Kabupaten Polewali Mamasa dan Kabupaten Mamasa kemudian menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Barat setelah provinsi tersebut dibentuk pada 2004.[3]

Pada 30 Desember 2005, nama Kabupaten Polewali Mamasa resmi diubah menjadi Kabupaten Polewali Mandar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2005.[4]

Dengan demikian, bekas wilayah Kabupaten Polewali Mamasa kini terbagi menjadi:

Batas wilayah

Sebelum pembentukan Kabupaten Mamasa pada 2002, Kabupaten Polewali Mamasa berbatasan dengan:

Referensi

  1. ↑ "Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi" (PDF). Peraturan.go.id. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
  2. ↑ "Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa dan Kota Palopo di Provinsi Sulawesi Selatan". Database Peraturan BPK. 10 April 2002. Diakses tanggal 8 Juli 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2004 tentang Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat" (PDF). Peraturan.go.id. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
  4. ↑ "Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2005 tentang Perubahan Nama Kabupaten Polewali Mamasa Menjadi Kabupaten Polewali Mandar". Database Peraturan BPK. 30 Desember 2005. Diakses tanggal 8 Juli 2026.
120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan