Rabu, 28 Oktober 2026
01:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pnei Kedem

Pnei Kedem

Bagikan:
Pnei Kedem
פְּנֵי קֶדֶם
View to the east of Pnei Kedem towards the Dead Sea
View to the east of Pnei Kedem towards the Dead Sea
DistrikWilayah Yudea dan Samaria
DewanGush Etzion
RegionTepi Barat
Didirikan2000
PendiriAmana
Populasi
 (2011)
[1]
Situs webhttp://www.pneikedem.org/

Pnei Kedem (Ibrani: פְּנֵי קֶדֶם), adalah sebuah pemukiman Israel di selatan Bethlehem di Tepi Barat yang terletak di timur Pegunungan Yudea dekat Arugot Stream pada ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.

Desa ini dibangun pada Oktober 2000 dengan bantuan Amana di dalam perbatasan pemukiman Israel Metzad dan di tanah milik pemerintah. Karena otoritas Israel tidak mengakui desa ini sebagai pemukiman independen, CBS menghitung penduduknya tinggal di Metzad. Pemukiman ini adalah rumah bagi 19 keluarga.

Penduduk Pnei Kedem menerima layanan kotamadya dari Dewan Regional Gush Etzion.

4000 pohon zaitun ditanam di tanah milik pemerintah, demi keperluan pemukiman.

Pnei Kedem mengadakan festival layangan tahunan selama Chol HaMoed Sukkot yang menarik ribuan peserta.

Referensi

  1. ↑ "Locality File" (XLS). Israel Central Bureau of Statistics. 2011. Diakses tanggal Februari 2, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan