Selasa, 27 Oktober 2026
04:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Piroska dari Hungaria

Piroska dari Hungaria

Bagikan:
Eirene dari Hungaria
250px-Byzantinischer_Mosaizist_um_1118_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret mosaik Ratu Eirene di atas mosaik Komnenos di Hagia Sophia, Konstantinopel (sekarang Istanbul)
Permaisuri Kekaisaran Romawi Timur
Tenure1104 – 15 Agustus 1118
(bersama Anna Comnena)
Permaisuri Kekaisaran Romawi Timur
Berkuasa15 Agustus 1118 – 13 Agustus 1134
Lahir1088
Esztergom
Meninggal13 Agustus 1134 (aged 46)
AyahLászló I dari Hungaria
IbuAdelheid dari Swabia
PasanganIoannes II Komnenos
KeturunanAlexius Komnenos
Maria Komnena
Andronikos Komnenos, Sebastokrator
Anna Komnena
Isaakius Komnenos
Theodora Komnena
Eudokia Komnena
Manouel I Komnenos, Kaisar Bizantium
WangsaWangsa Árpád

Santa Eirene dari Hungaria, lahir Piroska, (1088 – 13 Agustus 1134) merupakan seorang permaisuri Bizantium.

Keluarga

Piroska adalah putri László I dari Hungaria dan Adelheid dari Swabia. Kakek dari pihak ibundanya adalah Rudolf dari Rheinfeld dan istri keduanya Adelaide dari Savoia. Adelaide adalah putri Otto dari Savoia dan Adelaide dari Torino. Ia adalah ibunda dari calon kaisar Manouel I Komnenos.

Piroska lahir di Esztergom. Ibundanya meninggal pada tahun 1090 ketika Piroska berusia sekitar dua tahun. Ayahandanya meninggal pada tanggal 29 November 1095. László digantikan oleh keponakannya Kálmán dari Hungaria yang rupanya wali baru untuk Piroska yang yatim piatu.

Dalam upaya memperbaiki hubungan dengan Alexius I Komnenos dari Kekaisaran Bizantium, Kálmán menegosiasikan pernikahan Piroska dengan Ioannes II Komnenos. Ioannes II adalah putra sulung Alexius I dan Eirene Doukaina. Ia tela menjadi rekan-penguasa ayahandanya sejak tanggal 1 September 1092 dan diharapkan dapat menggantikannya. Negosiasi itu berhasil dan Piroska menikah dengan Ioannes pada tahun 1104. Pernikahan tersebut dicatat oleh Yohanes Zonaras dan Yohanes Kinnamos.

Setelah ia pindah ke Gereja Ortodoks Timur dan menetap di Konstantinopel, Piroska berganti namanya menjadi Eirene. Ia dan Ioannes memiliki delapan orang anak. Sumber utama tentang urutan kelahiran mereka adalah babad Niketas Choniates:

  1. Alexius Komnenos (Februari 1106 – 1142), rekan-kaisar dari tahun 1122 sampai 1142. Kelahirannya dicatat di dalam Alexiad oleh Anna Comnena.
  2. Maria Komnena (kembar Alexius), ang menikah dengan Ioannes Roger Dalassenos.
  3. Andronikos Komnenos (meninggal 1142).
  4. Anna Komnena, menikah dengan Stephanos Kontostephanos.
  5. Isaakius Komnenos (meninggal 1154).
  6. Theodora Komnena (meninggal 12 Mei 1157), yang menikah dengan Manouel Anemas.
  7. Eudokia Komnena, yang menikah dengan Theodoros Vatatzes.
  8. Manouel I Komnenos (meninggal 1180), kaisar dari tanggal 5 April 1143 – 24 September 1180.


Piroska berperan kecil dalam pemerintahan, ia mengabdikan dirinya dengan kesalehan dan banyak anak. Piroska meninggal pada tanggal 13 Agustus 1134 dan kemudian dihormati sebagai Santa Eirene.

Sumber

  • Joannes Zonaras, Extracts of History.
  • John Kinnamos, Chronicle.
  • Anna Komnene, Alexiad
  • Niketas Choniates, Chronicle

Pranala luar

Piroska dari Hungaria
Lahir: 1088 Meninggal: 1134
Gelar penyandang kekuasaan
Didahului oleh:
Eirene Doukaina
Permaisuri Bizantium
1118–1134
Diteruskan oleh:
Bertha dari Sulzbach
Permaisuri-Ibunda Kekaisaran Bizantium
1122 – 13 Agustus 1133
Berbagi gelar dgn Eirene Doukaina dari tahun 1122 sampai 1133.
Diteruskan oleh:
Maria dari Antiokhia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan