Senin, 21 September 2026
22:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Pirofosfat

Pirofosfat

"Difosfat" dialihkan ke artikel ini. Istilah tersebut juga dapat merujuk pada garam yang mengandung dua gugus fosfat.
Pirofosfat
250px-Pyrophosphate_anion.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anion pirofosfat
Nama
Nama lain
Difosfat atau dipolifosfat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChemSpider
DrugBank
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/H4O7P2/c1-8(2,3)7-9(4,5)6/h(H2,1,2,3)(H2,4,5,6)/p-4 checkY
    Key: XPPKVPWEQAFLFU-UHFFFAOYSA-J checkY
  • InChI=1/H4O7P2/c1-8(2,3)7-9(4,5)6/h(H2,1,2,3)(H2,4,5,6)/p-4
    Key: XPPKVPWEQAFLFU-XBHQNQODAI
  • [O-]P(=O)([O-])OP(=O)([O-])[O-]
Sifat
P2O74−
Massa molar 173,94 g·mol−1
Asam konjugat Asam pirofosfat
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Dalam kimia, istilah pirofosfat merujuk pada oksianion fosforus yang mengandung ikatan P-O-P. Terdapat sejumlah garam pirofosfat, seperti Na2H2P2O7, serta pirofosfat normal. Seringkali pirofosfat disebut difosfat. Pirofosfat induk diturunkan dari netralisasi parsial atau total asam pirofosfat. Garam penting adalah dinatrium pirofosfat dan tetranatrium pirofosfat. Ikatan pirofosfat, seperti yang ditemukan di ATP, sangat penting dalam biokimia.[1]

Pirofosfat dibuat dengan memanaskan fosfat, oleh karena itu dinamakan piro-fosfat (dari bahasa Yunani Kuno:πῦρ, πυρός, translit. pyro, har. 'api'[2]). Lebih tepatnya, mereka dihasilkan dengan memanaskan 'asam' fosfat hingga terjadi reaksi kondensasi.[3]

Pirofosfat umumnya berwarna putih atau tidak berwarna. Garam logam alkalinya larut dalam air.[4] Mereka adalah zat pengompleks yang baik untuk ion logam (seperti kalsium dan banyak logam transisi) dan memiliki banyak kegunaan dalam kimia industri. Pirofosfat adalah anggota pertama dari seluruh rangkaian polifosfat[5]

Dalam biokimia

Anion P2O4−7 atau disingkat PPi, merupakan kepanjangan dari inorganik piroposfat. Senyawa ini dibentuk oleh hidrolisis dari ATP menjadi AMP di sel.[6]

ATP → AMP + PPi

Anion pirofosfat memiliki struktur P2O4−7, dan merupakan anhidrida asam dari fosfat. Itu tidak stabil dalam larutan berair dan hidrolisis menjadi fosfat anorganik:[6]

P2O4−7 + H2O → 2 HPO2−4

atau dalam notasi singkat biologis:[6]

PPi + H2O → 2 Pi + 2 H+

Dengan tidak adanya katalisis enzim, reaksi hidrolisis dari polifosfat sederhana seperti pirofosfat, trifosfat linier, ADP, dan ATP biasanya berjalan sangat lambat di semua media yang sangat asam.[7]

PPi terdapat dalam cairan sinovial, plasma darah, dan urin pada level yang cukup untuk menghambat kalsifikasi dan mungkin merupakan penghambat alami terhadap pembentukan hidroksiapatit dalam cairan ekstraseluler (ECF).[8] Sel mungkin dapat menyalurkan PPi intraseluler ke dalam ECF.[9] ANK adalah suatu saluran membran-plasma PPi nonenzimatik yang mendukung tingkat PPi ekstraseluler.[9] Fungsi membran saluran PPi ANK yang rusak dikaitkan dengan rendahnya PPi ekstraseluler serta meningkatnya PPi intraseluler.[8]

Konsentrasi plasma pirofosfat anorganik memiliki kisaran referensi 0.58–3.78 µM (selang kepercayaan 95%).[10]

Terpena

Isopentenil pirofosfat berubah menjadi geranil pirofosfat, prekursor hingga puluhan ribu terpena dan terpenoid.[11]

500px-Synthesis_of_geranyl_pyrophosphate.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Isopentenil pirofosfat (IPP) and dimetilalil pirofosfat (DMAPP) mengkondensasi untuk menghasilkan geranil profosfat, prekursor bagi semua terpena dan terpenoid.

Sebagai aditif makanan

Berbagai difosfat digunakan sebagai pengemulsi, stabilisator, pengatur keasaman, bahan pengembang, sekuestran, dan agen retensi air dalam pengolahan makanan.[12] Mereka diklasifikasikan dalam skema nomor E di bawah E450:[13]

E450(a): dinatrium dihidrogen difosfat; trinatrium difosfat; tetranatrium difosfat (TSPP); tetrakalium pirofosfat
E450(b): pentanatrium dan pentakalium trifosfat
E450(c): natrium dan kalium polifosfat

Secara khusus, berbagai formulasi difosfat digunakan untuk menstabilkan krim kocok.[14]

Lihat pula

Referensi

  1. Chi, Andrew; Kemp, Robert G. (2000). "The Primordial High Energy Compound: ATP or Inorganic Pyrophosphate?". The Journal of Biological Chemistry (dalam bahasa Inggris). doi:10.1074/jbc.C000581200.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. Bailly, Anatole. "Greek-french dictionary online". www.tabularium.be. Diakses tanggal 12 Maret 2019.
  3. Rodriguez L & Orgel LE (1991). "Pyrophosphate formation as the most efficient condensation reaction of activated nucleotides". J Mol Evol. (dalam bahasa Inggris). 32 (2): 101–4. PMID 1848905.
  4. C. Michael Hogan. 2011. Phosphate. Encyclopedia of Earth. Topic ed. Andy Jorgensen. Ed.-in-Chief C.J.Cleveland. National Council for Science and the Environment. Washington DC
  5. Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, ISBN 0-7506-3365-4{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  6. 1 2 3 Yi YJ, Sutovsky M, Kennedy C, Sutovsky P. (2012). "Identification of the inorganic pyrophosphate metabolizing, ATP substituting pathway in mammalian spermatozoa". PLoS One (dalam bahasa Inggris). 7 (4): e34524. doi:10.1371/journal.pone.0034524. PMC 3317647. PMID 22485177.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  7. Van Wazer JR, Griffith EJ, McCullough JF (Jan 1955). "Structure and Properties of the Condensed Phosphates. VII. Hydrolytic Degradation of Pyro- and Tripolyphosphate". J. Am. Chem. Soc. 77 (2): 287–291. doi:10.1021/ja01607a011.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Ho AM, Johnson MD, Kingsley DM (Jul 2000). "Role of the mouse ank gene in control of tissue calcification and arthritis". Science. 289 (5477): 265–70. doi:10.1126/science.289.5477.265. PMID 10894769.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 Rutsch F, Vaingankar S, Johnson K, Goldfine I, Maddux B, Schauerte P, Kalhoff H, Sano K, Boisvert WA, Superti-Furga A, Terkeltaub R (Feb 2001). "PC-1 nucleoside triphosphate pyrophosphohydrolase deficiency in idiopathic infantile arterial calcification". Am J Pathol. 158 (2): 543–54. doi:10.1016/S0002-9440(10)63996-X. PMC 1850320. PMID 11159191.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Ryan LM, Kozin F, McCarty DJ (1979). "Quantification of human plasma inorganic pyrophosphate. I. Normal values in osteoarthritis and calcium pyrophosphate dihydrate crystal deposition disease". Arthritis Rheum. 22 (8): 886–91. doi:10.1002/art.1780220812. PMID 223577.
  11. Eberhard Breitmaier (2006). "Hemi‐ and Monoterpenes". Terpenes: Flavors, Fragrances, Pharmaca, Pheromones. doi:10.1002/9783527609949.ch2.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  12. Codex Alimentarius 1A, 2nd ed, 1995, hlm. 71, 82, 91
  13. D. J. Jukes, Food Legislation of the UK: A Concise Guide, Elsevier, 2013, hlm. 60–61
  14. Molins, Ricardo A. (1990). Phosphates in Food (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 115. ISBN 9780849345883.

Bacaan lebih lanjut

  • Schröder HC, Kurz L, Muller WE, Lorenz B (Mar 2000). "Polyphosphate in bone" (PDF). Biochemistry (Moscow). 65 (3): 296–303. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-08-25.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Lihat entri diphosphate atau pyrophosphate di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan