Sabtu, 03 Oktober 2026
22:07 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Pinturicchio

Pinturicchio

Bagikan:
Infobox orangPinturicchio
250px-Pinturicchio_self.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1454 Suntingan nilai di Wikidata
Perugia Suntingan nilai di Wikidata
Kematian11 Desember 1513 Suntingan nilai di Wikidata (58/59 tahun)
Siena Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaKatolisisme Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiSeni lukis dan Renaissance painting (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpelukis,illuminator (en) Terjemahkan,penggambar Suntingan nilai di Wikidata
AliranRenaisans Suntingan nilai di Wikidata
Murid dariPietro Perugino Suntingan nilai di Wikidata
Dipengaruhi oleh
Karya kreatif
Karya terkenal

Bernardino di Betto, dikenal dengan julukan Pintoricchio atau Pinturicchio (lahir 1454, wafat 1513) adalah seorang pelukis Italia zaman Renaissance.

Ia lahir di Perugia, putra dari Benedetto (Betto) di Blagio. Ia kemungkinan pernah belajar melukis dari pelukis-pelukis Perugia yang lurang dikenal seperti Bonfigli dan Fiorenzo di Lorenzo. Menurut Vasari, Pinturicchio adalah salah seorang asisten dari pelukis Perugino.

Karya-karya para pelukis asal Perugia pada zaman Renaissance semuanya sangat mirip; dan lukisan-lukisan karya Perugino, Pinturicchio, Lo Spagna dan Raphael muda sering kali salah dianggap sebagai karya pelukis seangkatannya tersebut. Dalam pembuatan lukisan-lukisan dinding besar, para anak didik dan asisten mendapatkan peran yang besar dalam pengerjaan tersebut, baik dalam proses pengembangan sketsa sang maestro ke dalam cetakan yang sebenarnya, mengalihkan gambar cetakan ke dinding, ataupun melukis latar belakang atau pernak-pernik lainnya.

Karya di Gereja Santa Maria del Popolo di Roma

Setelah selesai membantu Perugino dalam pengerjaan lukisan dindingnya di Kapel Sistina, Pinturicchio disewa oleh beberapa anggota keluarga Della Rovere dan orang lainnya untuk mendekorasi beberapa kapel di dalam Gereja Santa Maria del Popolo di Roma, di mana ia tampak bekerja disana dari tahun 1484 (atau lebih awal) hingga tahun 1492. Karya alwalnya adalah sebuah lukisan altar bertemakan Pemujaan Para Gembala, di dalam kapel pertama (dari sisi barat) sebelah selatan yang dibangun oleh Kardinal Domenico della Rovere. Foto diri sang kardinal digambarkan sebagai gembala yang sedang berlutut yang paling depan. Di lunette di bawah kubah Pinturicchio melukiskan lukisan-lukisan kecil dari kehidupan Santo Hieronimus.

Lukisan-lukisan dinding yang ia kerjakan di kapel berikutnya yang dibangun oleh Kardinal Innocenzo Cybo, hancur pada tahun 1700 ketika kapel tersebut dibangun kembali oleh Kardinal Alderano Cybo. Kapel ketiga di sebelah selatan adalah kapel yang dibangun oleh Giovanni della Rovere, bangsawan Sora, keponakan dari Paus Sixtus IV, dan saudara dari Giuliano --- seseorang yang nantinya menjadi Paus Julius II. Dalam kapel ini terdapat lukisan altar bertemakan Bunda Allah (Madonna) ditakhtakan di antara empat Orang Suci, dan di sebelah timurnya terdapat sebuah lukisan dinding yang agung mengenai diangkatnya Sang Perawan Maria ke surga. Kubah dan lunette-nya didekorasi penuh dengan lukisan-lukisan kecil mengenai kehidupan Sang Perawan Maria, dikelilingi oleh dekorasi dinding (arabesque) yang anggun. Dinding bagian bawahnya dilapisi dengan lukisan-lukisan satu-warna (monochrome) mengenai kehidupan para orang suci, medali-medali berukirkan para nabi, dan gambar-gambar wanita yang dilukis dengan penuh keanggunan dan kekuatan dalam ukuran manusia sesungguhnya di mana pengaruh Signorelli bisa ditelusuri.

Dalam kapel keempat, Pinturicchio melukiskan empat Pujangga Gereja Latin di bagian lunette kubah kapel. Kebanyakan dari lukisan-lukisan dinding ini menderita kerusakan yang cukup banyak akibat kelembapan, dan hanya menderita sedikit kerusakan akibat proses restorasi. Lukisan-lukisan terakhir yang diselesaikan oleh Pinturicchio di dalam gereja ini adalah lukisan-lukisan dinding di kubah di atas retro-choir (bangunan tambahan di belakang altar), sebuah karya dekorasi yang sangat kaya dan dirancang dengan baik, dengan garis-garis utama yang ditata sedemikian rupa untuk menjadi serasi dengan sekelilingnya secara apik. Di bagian tengah terdapat sebuah panel bersegi delapan yang berlukiskan Sang Perawan Maria dimahkotai di surga, dan dikelilingi oleh medali-medali Keempat Penginjil (Matius Evangelis, Markus Evangelis, Lukas Evangelis, Yohanes Evangelis). Ruangan di antara lukisan dan medali ini diisi dengan gambar-gambar Keempat Tukang Ramal yang sedang bersandar yang terkenal dari mitologi-mitologi kebudayaan besar sebelumnya.

Pada setiap pendentive terdapat gambar diri salah satu dari Empat Pujangga Gereja yang ditakhtakan di bawah sebuah kanopi khusus. Ruangan yang memisahkan gambar-gambar diri ini berisikan arabesque yang menggunakan emas sebagai dasarnya. Semuanya ini dilukis dengan sentuhan yang leluasa dan efektif, yang dengan mudah bisa dirasakan ketika dilihat dari jarak yang cukup jauh dari bawah (lantai). Tidak ada contoh-contoh dekorasi dari kubah-kubah yang berpotongan di tempat manapun yang lebih indah daripada di kapel ini.

Di Roma, Pinturicchio juga melukis dinding Kapel Santa Maria milik tarekat Santo Bernardus di Aracoeli.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan