Minggu, 04 Oktober 2026
21:34 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Phuntsho Choden

Phuntsho Choden

Bagikan:
Phuntsho Choden
250px-Phuntsho_Choden.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Queen Phuntsho Choden in 1926
Druk Gyaltsuen
Periode26 Agustus 1926 – 30 Maret 1952
Penobatan14 Maret 1927[butuh rujukan]
PendahuluTsundue Pema Lhamo
PenerusKesang Choden
Co-Druk GyaltsuenPema Dechen
Lahir1911
Istana Wangducholing, Bumthang
Meninggal24 Agustus 2003 (umur 92)
Istana Dechencholing
AyahDasho Jamyang, Chumed Zhalgno[1]
IbuAshi Decho Dorji
Pasangan
​
​
(m. 1926;meninggal 1952)​
KeturunanJigme Dorji Wangchuck
Nama lengkap
Gayum Angay Phuntsho Choden[fn 1]
WangsaWangchuck (karena pernikahan)
AgamaBuddhisme

Ashi Phuntsho Choden (1911–2003) adalah Ratu dari Bhutan.[2]

Kehidupan awal

Ashi Phuntsho Choden lahir pada tahun 1911 di Istana Wangducholing dari Chumed Zhalgno, Dasho Jamyang (dari keluarga Tamzhing Choji - juga dikenal sebagai Myo) dan Ashi Decho, putri dari Ashi Yeshay Choden (yang merupakan saudara perempuan dari Druk Gyalpo Gongsar Ugyen Wangchuck).[3]

Referensi

  1. ↑ "Thukten Shedrup Dargay Choling - Association of Bhutanese Tour Operators".
  2. ↑ "Central Tibetan Administration Mourns the Demise of Bhutanese Gayum Phuntsho Choden". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-15. Diakses tanggal 15 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Central Tibetan Administration Mourns the Demise of Bhutanese Gayum Phuntsho Choden". Phayul.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-11-19. Diakses tanggal 2022-01-21.
  1. ↑ Women in Bhutan retain their names upon marriage.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan