Rabu, 30 September 2026
21:14 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Feidias

Feidias

Bagikan:
330px-1868_Lawrence_Alma-Tadema_-_Phidias_Showing_the_Frieze_of_the_Parthenon_to_his_Friends.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Feidias menunjukkan dekorasi Parthenon kepada kawan-kawannya, (1868) oleh Sir Lawrence Alma-Tadema.

Feidias (Φειδίας; circa 480 SM– 430 SM), adalah seorang pematung, pelukis, dan arsitek Yunani kuno. Dia hidup pada abad ke-5 SM, dan disebut-sebut sebagai pematung terhebat pada masa Yunani Klasik:[1] Patung Zeus di Oympia buatan Feidias merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Feidias juga merancang pastung dewi Athena di Akropolis Athena, yang dinamai Athena Parthenos di dalam Parthenon dan juga patung Athena Promachos, patung perunggu dewi Athena yang kolosal, yang berdiri antara Athena Pathenos Propilaia,[2] pintu gerbang monumental yang berfungsi sebagai jalan masuk menuju Akropolis. Feidias adalah putra Kharmides dari Athena,[3]

Orang Yunani kuno percaya bahwa guru Feidias adalah Hegias[4] dan Hageladas.

Feidias adalah sahabat Perikles. Ketika Perikles berkuasa di Athena, Feidias ditunjuk untuk mengatur urusan seni, arsitektur, dan patung di Athena. Sebelum Perang Peloponnesia, Feidias dituduh menggelapkan emas untuk patung Athena. Musuh-musuh Perikles menggunakan saksi palsu bernama Menon untuk melawan Feidias. Akibatnya Feidias pun dipenjara dan meninggal dalam kurungan.

Catatan kaki

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Phidias.
  1. ↑ "Phidias". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-10-16. Diakses tanggal 2011-03-13.
  2. ↑ Birte Lundgreen, "A Methodological Enquiry: The Great Bronze Athena by Pheidias" The Journal of Hellenic Studies
  3. ↑ Bukan Kharmides yang ikut serta dalam tirani di Athena.
  4. ↑ Bukan Hegias filsuf Neoplatonis.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan