Jumat, 30 Oktober 2026
21:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Petrus Regout

Petrus Regout

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2022)
Infobox orangPetrus Regout
250px-Petrus_Laurentius_Regout_%281801-1878%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran23 Maret 1801 Suntingan nilai di Wikidata
Maastricht Suntingan nilai di Wikidata
Kematian18 Februari 1878 Suntingan nilai di Wikidata (76 tahun)
Meerssen Suntingan nilai di Wikidata
Member of the Senate of the Netherlands (en) Terjemahkan
1849 – 1859
Municipal councillor of Maastricht (en) Terjemahkan
Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus,factory owner (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
KeluargaRegout (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AnakLouis Regout,Gustave Jean Hubert Regout (en) Terjemahkan,Eugène Bernard Hubert Regout (en) Terjemahkan,Petrus Alexander Hubertus Regout (en) Terjemahkan,Hubert Edouard Thomas Regout (en) Terjemahkan,Josephina Hubertina Paulina Regout Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaPetrus Leonard Regout Suntingan nilai di Wikidata, Maria Gertrudis Nijsten Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraThomas Regout (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Petrus Laurentius Regout atau disebut juga Petrus Dominicus Laurentius Regout, (23 Maret 1801 – 18 Februari 1878), adalah seorang industrialis dan politisi berkebangsaan Belanda.

Keramik buatan Belanda yang banyak ditemukan di Indonesia, banyak diantaranya merupakan hasil produksi Petrus Regout. Keramik produksi pabrik Petrus Regout yang ditemukan di situs-situs masa kolonial di Indonesia mudah dikenali dari cap logo yang tertera bagian bawah yang dikenal dengan nama De Sphinx.[1] Dalam beberapa kondisi terkadang pada keramik Petrus Regout yang sering ditemui di Indonesia terdapat logo: P. Regout Maastricht beserta kata-kata bertuliskan aksara Jawa.[2]

Biografi

Dia adalah saudara dari Thomas Regout dan ayah dari Louis Regout (seorang industrialis dan politisi).

Pada tahun 1827 ia mendirikan pabrik kaca, yang belakangan berubah menjadi pabrik gerabah/keramik dan memproduksi peralatan kebutuhan rumah tangga berbahan keramik yang diperdagangkan untuk pasar lokal, kemudian pada tahun 1834 ia membuat tiruan dari produk gerabah/keramik Inggris yang bermutu baik, lalu ia mempekerjakan sekitar 1840 orang pekerja untuk memproduksi perkakas Inggris; pada tahun 1870 putranya diangkat menjadi wakil direktur perusahaannya yang beranama NV. Petrus Regout & Co..

Produk keramik Regout menggunakan merek dagang "Koninklijke Sphinx" dengan menggunakan logo Sphinx biru pada profil utamanya; dekorasi vas pada meja yang terinspirasi dari produk keramik Cina dan memiliki kemiripan dengan keramik dari produk Delft. Sementara itu, tahun 1883 Louis Regout putranya membangun usaha porselen dan ubin yang kemudian menjelma menjadi perusahaan yang dikenal dengan merek dagang Mosa.[3]

Mandat dan fungsi

  • Monumen untuk menghormati Petrus Regout (Maastricht).
    Monumen untuk menghormati Petrus Regout (Maastricht).
  • Kendi Petrus Regout.
    Kendi Petrus Regout.
  • Piring peralatan Inggris dengan dekorasi Amazone antara tahun 1862—80
    Piring peralatan Inggris dengan dekorasi Amazone antara tahun 1862—80
  • Pabrik Sphynx Royal pada tahun 1865.
    Pabrik Sphynx Royal pada tahun 1865.
  • Logo pabrik gerabah/keramik Regout.
    Logo pabrik gerabah/keramik Regout.

Referensi

  1. ↑ "Keramik Belanda". kemdikbud.go.id. 13 April 2020. Diakses tanggal 8 Juli 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Jejak P. Regout Maastricht 1836 di Banua Oge Pue Njidi". komunitashistoriasul-teng.simplesite.com. 14 Januari 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-09. Diakses tanggal 9 Juli 2021.
  3. ↑ "Dari dArtagnan ke Keramik". kompas.com. 28 Januari 2009. Diakses tanggal 9 Juli 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan