Jumat, 30 Oktober 2026
16:12 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pietro II dari Arborea

Bagikan:

Pietro II (wafat tahun 1241) merupakan seorang Giudice Arborea dari tahun 1221 sampai kematiannya. Ia juga adalah Pietro IV, Vicomte Bas. Ia "saleh dan setia kepada gereja" dan "sumbangan istimewa dan beberapa hak tanah melemahkan kejayaan negaranya."[1]

Ayahanda Pietro, Ugone I, dari keluarga Bas, meninggal pada tahun 1211 ketika Pietro masih kecil. Dengan perjanjian, Ugone membagi tahta dengan Pietro I dari tahun 1195 dan Pietro masih hidup ketika Ugone meninggal. Pada tahun 1214, Pietro I meninggal, begitu juga Guglielmo I dari Cagliari, pendukungnya. Pewaris Peter, Torchitorio IV, menuntut gelar Peter I atas Arborea dan menikahi pewaris Guglielmo, Benedetta.

Pada tahun 1221, Pietro mulai memerintah sendiri. Pada tahun 1228, ia bersekutu dengan Visconti Gallura, kemudian bersekutu dengan Pisa. Ia akhirnya diserang oleh Guglielmo II dari Cagliari dan Marianus II dari Torres. Mereka berhasrat untuk menjaga sebuah kondominium di Arborea, tetapi pertikaian internal mengizinkan Pietro untuk mengkukuhkan otoritasnya dengan sedikit oposisi.

Pada tahun 1231, Eldiarda, wakil Pietro di Bas (Spanyol), mencoba untuk memberikan wilayah vicomte kepada putranya Simon I dari Palau, yang menikahi Güeraua d'Anglesola. Pada tahun 1241, Pietro akhirnya mengakui vicomte baru tersebut dan Chaime I dari Aragon mengakuinya juga. Pietro sendiri meninggal tahun itu.

Pada tahun 1222, ia menikahi Diana Visconti, saudara perempuan Lamberto dari Gallura, atas desakan Ubaldo. Kemudian, ia menikah lagi dengan seorang wanita yang bernama Sardinia. Dengannya, ia menjadi ayah Marianus II.

Catatan

  1. ↑ Nowé, 173.

Sumber

  • Nowé, Laura Sannia. Dai "lumi" dalla patria Italiana: Cultura letteraria sarda. Mucchi Editore: Modena, 1996.
Didahului oleh:
Ugone I
Giudice Arborea
1211–1241
Diteruskan oleh:
Marianus II
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan