Senin, 02 November 2026
12:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pertempuran Königgrätz

Pertempuran Königgrätz

Bagikan:
Pertempuran Königgrätz
Bagian dari Perang Austria-Prusia
330px-Christian_Sell_-_The_Battle_of_K%C3%B6niggr%C3%A4tz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pertempuran Königgrätz, 3 Juli 1866 buatan Christian Sell. Litografi, 1866.
Tanggal3 Juli 1866
Lokasi
Sadová, Bohemia, Ceko pada masa sekarang
50°13′N 15°50′E / 50.21°N 15.83°E / 50.21; 15.83
Hasil Kemenangan Prusia
Pihak yang terlibat
Prusia Prusia Kekaisaran Austria Austria
Sachsen Saxony
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Prusia Helmuth von Moltke
Prusia Pangeran Friedrich Karl
Prusia Pangeran Mahkota Friedrich Wilhelm
Prusia Jenderal Herwarth von Bittenfeld[1]
Kekaisaran Austria Ludwig von Benedek[1]
Kekuatan
221,000 pasukan Prusia
702 meriam
215,000 pasukan Austria
23,000 orang Saxon
650 meriam
Korban jiwa dan kerugian
9,172
1,935 tewas
7,237 luka-luka
940 kuda
31,434
5,793 tewas
7,836 hilang
8,514 luka-luka
9,291 ditangkap
6,000 kuda
116 meriam

Pertempuran Königgrätz (bahasa Jerman:Schlacht bei Königgrätz), yang juga dikenal dengan nama Pertempuran Sadowa, Sadová, atau Hradec Králové, adalah sebuah pertempuran dalam Perang Austria-Prusia, di mana Kerajaan Prusia mengalahkan Kekaisaran Austria. Terjadi di dekat Königgrätz (Hradec Králové) dan Sadowa (Sadová) di Bohemia pada 3 Juli 1866, pertempuran tersebut menjadi sebuah contoh dari penggunaan medan tempur sebagai unit berganda dari jebakan dan/atau penghancuran terhadap pasukan lawan.

Kampanye mula-mula

Saat akan berperang di bulan Juni, tentara Prusia berkumpul di sepanjang perbatasan Prusia: Tentara Elbe di bawah kepemimpinan Karl Herwarth von Bittenfeld di Torgau, Tentara Pertama di bawah kepemimpinan Pangeran Friedrich Karl dari Prusia yang berada di antara Senftenberg dan Görlitz, dan Tentara Kedua di bawah kepemimpinan Pangeran Mahkota Friedrich di Silesia yang berada di sebelah barat dari Neiße (Nysa). Tentara Austria di bawah kepemimpinan Ludwig von Benedek ditempatkan di Olmütz (Olomouc). Kampanye tersebut dimulai ketika Herwath von Bittenfeld menyerang Dresden di Kerajaan Saxony, di mana ia dengan mudah mengalahkan tentara Saxon yang berjumlah 23,000 pasukan dan bergabung dengan Tentara Pertama.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 Perrett, Bryan (1992). The Battle Book. London, England: Arms and Armour Press. hlm. 237. ISBN 1-85409-328-2.

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Battle of Königgrätz.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan