Sabtu, 31 Oktober 2026
21:56 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Pungdo

Pertempuran Pungdo

Bagikan:
Pertempuran Pungdo
Bagian dari Perang Tiongkok-Jepang Pertama
330px-Battle_of_Phungdo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukiyo-e karya Kobayashi Kiyochika, Agustus 1894
Tanggal25 Juli 1894
Lokasi
Hasil Jepang menang
Pihak yang terlibat
 Jepang  Dinasti Qing
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Kekaisaran Jepang Tsuboi Kōzō Dinasti Qing Fang Boqian
Kekuatan
3 kapal penjelajah
  • 2 kapal perang
  • 1 kapal transpor
  • 1 kapal penjelajah
Korban jiwa dan kerugian
  • 1 kapal penjelajah rusak ringan
  • Tidak diketahui yang tewas dan luka-luka
  • 1 kapal perang tenggelam
  • 1 kapal perang disita
  • 1 kapal transpor tenggelam
  • 1.100 tewas dan luka-luka

Pertempuran Pungdo atau Feng-tao (Japanese: Hoto-oki kaisen (豊島沖海戦)) adalah pertempuran laut pertama Perang Sino-Jepang Pertama yang terjadi pada 25 Juli 1894 di Asan, Chungcheongnam-do, Korea, antara kapal penjelajah dari Angkatan Laut Kekaisaran Jepang dengan Armada Beiyang, Tiongkok.

Baik Dinasti Qing maupun Kekaisaran Jepang telah melakukan intervensi di Korea selama meletusnya Revolusi Donghak. Sementara Tiongkok berusaha mempertahankan posisi suzerainnya terhadap Korea, Jepang juga berupaya meningkatkan pengaruhnya. Kedua negara telah mengirim pasukan ke Korea sebagaimana diminta oleh faksi-faksi yang berbeda di dalam pemerintah Korea.

Tentara Huai, Tiongkok yang berjumlah 3.000 orang pada awal Juli ditempatkan di Asan, selatan Seoul. Penempatan pasukan ini hanya dapat dipasok secara efektif melalui Teluk Asan. Kondisi seperti ini sangat mirip dengan posisi Inggris di awal Pengepungan Yorktown dalam Revolusi Amerika. Jepang berencana untuk memblokir pintu masuk ke Teluk Asan, sementara pasukan daratnya bergerak mengelilingi detasemen Tiongkok di Asan sebelum bala bantuan tiba melalui laut.

Referensi

  • Chamberlin, William Henry. Japan Over Asia, 1937, Little, Brown, and Company, Boston, 395 pp.
  • Elleman, Bruce A. (2001). Modern Chinese Warfare, 1795–1989. Routledge. ISBN 978-0-415-21474-2.
  • Evans, David (1979). Kaigun: Strategy, Tactics, and Technology in the Imperial Japanese Navy, 1887–1941. Annapolis, MD: US Naval Institute Press. ISBN 0-87021-192-7.
  • Olender, Piotr (2014). Sino-Japanese Naval War 1894–1895. Sandomierz, Poland: Stratus s.c. ISBN 8-363-67830-9.
  • Paine, S.C.M (2003). The Sino-Japanese War of 1894–1895: Perceptions, Power, and Primacy. Cambridge University Press. ISBN 0-521-61745-6.
  • Lone, Stewart. Japan's First Modern War: Army and Society in the Conflict with China, 1894–1895, 1994, St. Martin's Press, New York, 222 pp.
  • Wright, Richard N. J.The Chinese Steam Navy 1862–1945 Chatham Publishing, London, 2000, ISBN1-86176-144-9

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan