Minggu, 01 November 2026
05:40 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Leyte

Pertempuran Leyte

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pertempuran Leyte
Bagian dari Teater Pasifik Perang Dunia II
330px-Douglas_MacArthur_lands_Leyte1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jendral Douglas MacArthur mendarat di Pantai Palo, Leyte, 20 Oktober 1944.
Tanggal20 Oktober – 31 Desember 1944
Lokasi
Hasil Kemenangan Sekutu
Pihak yang terlibat
 Amerika Serikat
 Filipina
 Australia
Jepang Kekaisaran Jepang
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Amerika Serikat Douglas MacArthur
Amerika Serikat Walter Krueger
Amerika Serikat Franklin C. Sibert
Amerika Serikat John R. Hodge
Filipina Ruperto C. Kangleon
Jepang Tomoyuki Yamashita
Jepang Sosaku Suzuki
Jepang Shiro Makino
Kekuatan
200.000 tentara AS
3.189 gerilyawan Filipina
55.000 tentara Jepang
Korban jiwa dan kerugian
3.500 tewas
12.000 terluka
49.000 tewas

Pertempuran Leyte dalam teater Pasifik Perang Dunia II adalah invasi dan penaklukan pulau Leyte di Filipina oleh Amerika Serikat dan gerilyawan Filipina di bawah komando Jendral Douglas MacArthur, yang bertempur melawan Kekaisaran Jepang di Filipina yang dipimpin oleh Jendral Tomoyuki Yamashita dari 17 Oktober sampai 31 Desember 1944.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan