Minggu, 04 Oktober 2026
06:12 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Pertempuran Changban

Pertempuran Changban

Bagikan:
Pertempuran Changban
Bagian dari Tiga Kerajaan
330px-Zhaoyunfightsatchangban.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TanggalOktober 208
Lokasi
Changban, Dangyang, Provinsi Jing
Hasil Kemenangan Cao Cao
Liu Bei melarikan diri ke Xiakou
Pihak yang terlibat
Cao Cao Liu Bei
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Cao Cao Liu Bei
Kekuatan
5.000 kavaleri infantri yang jumlahnya tidak diketahui
100.000 penduduk tak bersenjata
Korban jiwa dan kerugian
Tidak diketahui Tidak diketahui

Pertempuran Changban (Hanzi tradisional: 長坂之戰; Hanzi:长坂之战; Pinyin: Chángbǎn zhī zhàn) terjadi di Changban (dekat kota Jingmen di Hubei[1]), Cina pada tahun 208. Pertempuran ini terjadi antara Liu Bei, yang nantinya mendirikan negara Shu Han, dan Cao Cao, penguasa de facto Cina utara pada periode akhir Dinasti Han dan Tiga Kerajaan.

Pada peristiwa ini, perwira yang paling menonjol adalah Zhao Yun, yang seorang diri mampu menerobos pasukan Cao Cao untuk menyelamatkan putra Liu Bei yang masih bayi (Liu Shan), meskipun salah satu faktor yang menyelamatkannya adalah ketertarikan Cao Cao yang mencegah pasukan Wei menggunakan panah terhadap Zhao Yun agar bisa menangkapnya hidup-hidup.

Perwira lain yang fenomenal dari peristiwa ini adalah Zhang Fei, yang pula seorang diri menghadang Cao Cao beserta pasukannya di sebuah jembatan. Ia berhasil menggertak dengan memanfaatkan keraguan Cao Cao ketika mencurigai ada pasukan penyergap yang mendukung Zhang Fei. Zhang Fei Berdiri tegap di depan Jembatan Chang ban Dan Berteriak "Saya Zhang Yide dari Yan siapa pun yang ingin berduel hingga mati dengan ku". Beberapa saat kemudian Seorang Perwira Cao Cao Bernama Xiahou Jie Tewas Di Tempat karena shock oleh teriakan Zhang Fei

Referensi

  1. ↑ "History of Duodao District". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-22. Diakses tanggal 2009-03-23.


Ikon rintisan

Artikel bertopik Zaman Tiga Negara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan