Jumat, 30 Oktober 2026
16:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Imphal

Pertempuran Imphal

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pertempuran Imphal
Bagian dari Kampanye militer Burma
330px-Gurkhas_advancing_with_Lee_tanks_to_clear_the_Japanese_from_Imphal-Kohima_road.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Gurkha maju dengan tank-tank Lee untuk mengusir Jepang dari jalan Imphal-Kohima
Tanggal8 Maret – 3 Juli 1944
Lokasi
Hasil Kemenangan besar Sekutu
Pihak yang terlibat

Britania Raya Britania Raya

 Jepang

*Myanmar Burma
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Britania Raya William Slim
Britania Raya Geoffrey Scoones
Britania Raya Jack Baldwin
Kekaisaran Jepang Masakasu Kawabe
Kekaisaran Jepang Renya Mutaguchi
Azad Hind S.C. Bose
Kekuatan
4 divisi infantri
1 brigad berperisai
1 brigad parasut
3 divisi infantri
1 resimen tank
Korban jiwa dan kerugian
12.603 tewas dan terluka[1] 54.879 tewas dan terluka[1]

Pertempuran Imphal adalah sebuah pertempuran yang berlangsung di sekitar kota Imphal, ibu kota negara bagian Manipur di India timur laut, dari Maret hingga Juli 1944. Dalam pertempuran ini, pasukan Kekaisaran Jepang mencoba menghancurkan pasukan Sekutu di Imphal dan menyerbu India, tetapi malah dipukul mundur ke Burma dan menimbulkan korban jiwa yang besar. Pertempuran ini berlangsung bersamaan dengan Pertempuran Kohima dan keduanya merupakan titik balik dalam kampanye militer Burma selama Perang Dunia II. Kekalahan Jepang di Kohima dan Imphal merupakan kekalahan terbesar Jepang pada saat itu..[2]

Catatan kaki

  1. 1 2 Louis Allen, Burma: The Longest War, hlm. 638
  2. ↑ Bond, Tachikawa hlm. 122

Daftar pustaka

  • Bond, Brian; Tachikawa, Kyoichi (2004). British and Japanese Military Leadership in the Far Eastern War, 1941-1945 Volume 17 of Military History and Policy Series. Routledge. ISBN 9780714685557.


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan