Rabu, 28 Oktober 2026
13:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pertempuran Filipi

Pertempuran Filipi

pertempuran dalam perang saudara Romawi

Bagikan:
Pertempuran Filipi
Bagian dari Perang saudara Liberator (bagian Perang saudara Romawi)
250px-Philippi_location.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi Filipi
Tanggal3 dan 23 Oktober 42 SM
Lokasi
Hasil Kemenangan telak bagi Triumvirat
Perubahan
wilayah
Provinsi-provinsi timur Republik Romawi
Pihak yang terlibat
Triumvirat, oleh Lex Titia secara de jure memerintah Republik Romawi Liberator, memerintah Kekaisaran Romawi Timur
Didukung oleh Mesir dan Kekaisaran Parthia
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Markus Antonius
Oktavianus
Brutus †
Cassius †
Kekuatan
19 legiun, 33.000 kavaleri bersekutu; jumlah lebih dari 100.000 hingga 223.000 pasukan, jika angka bantuan cocok dengan angka legiun 17 legiun, 17.000 kavaleri bersekutu; jumlah lebih dari 100.000 hingga 187.000 pasukan, jika angka bantu cocok dengan angka legiun
Korban jiwa dan kerugian
tidak diketahui Seluruh pasukan menyerahkan diri

Pertempuran Filipi adalah pertempuran terakhir pada Peperangan Triumvirat Kedua, antara pasukan Markus Antonius dan Oktavianus (dari Triumvirat Kedua) dan pasukan pembunuh Julius Caesar, Markus Yunius Brutus dan Gaius Cassius Longinus, pada tahun 42 SM, di Filipi, Makedonia. Triumvirat Kedua menyatakan bahwa perang saudara ini untuk membalas dendam akan pembunuhan Julius Caesar. Pertempuran ini terbagi menjadi 2 pertempuran di dataran sebelah barat dari kota kuno Filipi. Yang pertama terjadi pada minggu pertama bulan Oktober; Brutus berhadapan dengan Oktavianus, sementara pasukan Antonius melawan pasukan Cassius. Pada awalnya, Brutus memukul mundur Oktavianus dan memasuki perkemahan legiunnya. Namun, di selatan, Cassius dikalahkan oleh Antonius, dan melakukan bunuh diri setelah mendengar kabar palsu, bahwa Brutus juga telah kalah. Brutus mengumpulkan sisa dari pasukan Cassius, dan kedua belah pihak memerintahkan kepada tentara mereka untuk mundur kembali ke perkemahan dengan jarahan mereka, dan pertempuran tersebut pada dasarnya menjadi seri, kecuali untuk bunuh dirinya Cassius. Di pertempurna kedua, pada 23 Oktober, pasukan Brutus dibabat habis dan Brutus memlakukan bunuh diri, meninggalkan kontrol Republik Romawi kepada Triumvirat Kedua.

Referensi

  • Thomas Harbottle, Dictionary of Battles New York 1906
  • Ronald Syme. The Roman revolution. Oxford 1939
  • Lawrence Keppie. The making of the Roman army. New York 1984

Sumber Utama

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Battle of Philippi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan