Senin, 21 September 2026
22:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Perpetua dan Felisitas

Perpetua dan Felisitas

Santa Perpetua dan Felisitas
250px-Verri%C3%A8re_de_Sainte_Perp%C3%A9tue_%28%C3%A9glise_Notre-Dame_de_Vierson%2C_XIXe_si%C3%A8cle%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Martir
Meninggal7 Maret 203
Kartago
Dihormati diGereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Anglikan, Gereja Lutheran
Pesta7 Maret (6 Maret dari tahun 1908 hingga 1969)

Perpetua dan Felisitas adalah dua perempuan Kristen yang mati sebagai martir pada abad ketiga dan dinobatkan sebagai Santa.[1][2] Mereka berdua berasal dari Kartago, Afrika Utara.[1] Saat itu, kekuasaan politik dipegang kaisar Romawi Septimus Severus yang mewajibkan seluruh penduduk di setiap wilayah kekuasaan Romawi untuk menyembah dan memberikan persembahan kepada dewa-dewi.[2]

Riwayat Hidup

Perpetua adalah seorang dari keluarga bangsawan berusia 22 tahun yang telah menikah, sementara Felisitas adalah budaknya yang sedang mengandung.[1][3] Felisitas kemudian melahirkan seorang anak laki-laki.[4] Perpetua dan Felisitas mengikuti katekisasi dan dibaptis di dalam penjara.[5] Perpetua juga harus menyusui bayinya di dalam penjara.[3]

250px-Perpetua.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perpetua

Penderitaan

Perpetua dan Felisitas menolak menyembah dan memberikan persembahan kepada dewa-dewi sebagaimana diperintahkan oleh kaisar.[2] Ayah dari Perpetua sudah berkali-kali membujuknya untuk mengikuti perintah tersebut supaya ia selamat, tetapi Perpetua menolak.[3] Konsekuensinya, mereka harus menjalani hidupnya di dalam penjara.[2] Selain itu, mereka juga disiksa dengan dimasukkan ke dalam sebuah arena melawan binatang buas.[3] Mereka terluka hebat.[3] Konon, ketika Felisitas akan diterkam oleh binatang buas, Perpetua melemparkan jubahnya ke arah binatang buas tersebut, lalu seketika binatang tersebut mundur dan tidak ingin melawan mereka lagi.[3] Akhirnya, mereka menjalani penderitaan terakhir, yaitu dipancung dengan pedang.[3] Tepat pada 7 Maret 203 (Perpetua genap berusia 26 tahun), mereka mati martir dan dikenang sebagai santa sampai saat ini oleh umat Kristiani.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 (Inggris)F. L. Cross dan E. A. Livingstone. 2005. The Oxford Dictionary of The Christian Church. New York: Oxford University Press. hal. 1265.
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris)Mark Water. 2001. The New Encyclopedia of Christian Martyrs. Hampshire: John Hunt. hal.176.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)F. D. Wellem. 2003. Hidupku Bagi Kristus. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hal. 96.
  4. (Inggris)John Foxes. Foxe's Christian Martyrs Of The World. Chicago: Moody Press. hal. 66.
  5. (Inggris)Jean Comby. 1985. How to Read Church History. London: SCM Press. hal. 43.

Videografi

  • Perpetua: Early Church Martyr (2009) - documentary.
  • Torchlighters: The Perpetua Story (2009) - animated DVD for children ages 8–12.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan