Kamis, 08 Oktober 2026
09:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Pan Am Penerbangan 103

Bagikan:
Pan Am Penerbangan 103
Ringkasan bom
AsalBandar Udara Frankfurt, Frankfurt am Main, Jerman

Pan Am Penerbangan 103 (juga dikenal sebagai pengeboman Lockerbie atau bencana udara Lockerbie di Britania Raya; dan juga disebut tragedi atau musibah Lockerbie) adalah penerbangan harian Pan American World Airways dari Frankfurt, Jerman ke Detroit, Amerika Serikat via London, Britania Raya dan New York, Amerika Serikat pada 21 Desember 1988. Pesawat Boeing 747-100 nomor registrasi N739PA dan bernama "Clipper Maid of the Seas" meledak di udara pada saat terbang di atas Lockerbie, Dumfries and Galloway, Skotlandia, ketika sebuah 340-450 gram peledak plastik diledakkan di tempat kargo depan, memicu kejadian-kejadian selanjutnya yang menuju kehancuran pesawat dengan cepat. Angin dengan kecepatan 100 knot (190 km/jam) menyebabkan penumpang dan barang lainnya perciciran sepanjang 130 km. Dua ratus tujuh puluh orang dari 21 negara meninggal, termasuk 11 orang lokal di atas tanah. Pengeboman Lockerbie yang mengejutkan penduduk dunia ini merupakan perintah langsung dari pemimpin Libya, Kolonel Muammar al-Gaddafi. Pan Am Penerbangan 103, yang lebih dikenal sebagai Pengeboman Lockerbie, merupakan salah satu tragedi terorisme penerbangan paling mematikan dalam sejarah sebelum peristiwa 9/11. Pesawat tersebut hancur di udara saat terbang di atas kota kecil Lockerbie, Skotlandia, pada 21 Desember 1988. Pesawat berjenis Boeing 747 bernama "Clipper Maid of the Seas" tersebut sedang dalam perjalanan dari London Heathrow menuju New York JFK. Ledakan dipicu oleh bom plastik (Semtex) seberat sekitar 340-450 gram yang disembunyikan di dalam sebuah pemutar kaset audio (radio kaset) yang diletakkan di dalam koper di kompartemen kargo depan.

Musibah ini menjadi subjek pencarian kriminal terbesar Britania, dipimpin oleh pasukan polisinya yang kecil. Dipandang sebagai penyerangan terhadap Amerika Serikat (189 penumpangnya warga negara Amerika Serikat), kejadian ini merupakan serangan paling menelan banyak korban sampai Serangan 11 September.

Setelah investigasi selama tiga tahun oleh Constabulary Dumfries and Galloway Skotlandia dan FBI AS, pernyataan dari sekitar 15.000 saksi mata dikumpulkan, tuduhan pembunuhan dikeluarkan pada 13 November 1991 terhadap Abdelbaset al-Megrahi, seorang pejabat intelijen Libya dan kepala keamanan untuk Libyan Airlines, dan Lamin Khalifah Fhimah, stasiun manajer Libyan Airlines di Bandar Udara Internasional Malta.

Sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa terhadap Libya dan negosiasi dengan pemimpin Libya Kolonel Mulazim Awwal Mu'ammar Muhammad Abu Minyar Kaddafi yang menghasilkan diserahkannya terdakwa kepada polisi Skotlandia di Belanda yang dipilih sebagai tempat netral pada 5 April 1999. Pada 31 Januari 2001 Megrahi dinyatakan bersalah atas pembunuhan oleh suatu panel yang terdiri dari tiga hakim Skotlandia dan dijatuhi hukuman penjara selama 27 tahun. Fhimah dinyatakan bebas.-- Permintaan banding Megrahi terhadap keputusan pengadilan atas dirinya ditolak pada 14 Maret 2002, dan permohonannya kepada Pengadilan Hak-hak Asasi Manusia Eropa dinyatakan tidak dapat diterima pada bulan Juli 2003. Pada 23 September 2003 Megrahi mengajukan permohonan peninjauan kembali atas keputusan Scottish Criminal Cases Review Commission (SCCRC), dan agar perkaranya dilimpahkan kembali sebagai permohonan banding baru kepada Pengadilan Tinggi/Mahkamah Pengadilan (High Court). Ia ditempatkan di penjara Greenock dekat Glasgow,dalam rangka menjalani hukumannya, di mana ia terus menyatakan dirinya tidak bersalah.

Bacaan lebih lanjut

  • Sudibyo, Dudi (2011). Aviapedia Ensiklopedia Umum Penerbangan. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara. ISBN 978-909-709-547-5.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: checksum (Indonesia)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hukum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan