Rabu, 14 Oktober 2026
07:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Perdagangan rambut hewan

Perdagangan rambut hewan

Bagikan:
250px-Alberta_1890s_fur_trader.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang pedagang rambut hewan di Alberta tahun 1890-an.
250px-Nizhny_Novgorod_fur_Skins.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perdagangan rambut hewan di Nizhny Novgorod (sebelum 1906)

Perdagangan rambut hewan adalah sebuah industri global mengenai pengambilalihan dan penjualan rambut hewan. Sejak pendirian pasar dunia pada periode modern awal, rambut hewan mamalia boreal, kutub dan dingin adalah yang paling berharga. Secara historis, perdagangan ini memiliki dampak besar terhadap penjelajahan dan kolonisasi di Siberia, Amerika Utara bagian utara dan Kepulauan Shetland Selatan dan Sandwich Selatan. Hari ini, perdagangan rambut hewan sudah dianggap tidak penting lagi dan lebih terpusat pada peternakan rambut hewan dan perburuan hidupan liar berizin, tetapi masih saja dianggap kontroversial karena kekejamannya, dampak negatif terhadap konservasi hidupan liar dan konflik dengan industri pariwisata. Sejumlah organisasi hak asasi hewan menentang perdagangan rambut hewan, sementara pendukungnya sering menyebut metode mereka tidak kejam, jumlah hewan tidak dianggap terancam lagi dan hak mereka untuk mempraktikkan gaya hidup tradisional. Pemakaian rambut hewan saat ini banyak digantikan oleh bahan imitasi sintetis.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fur trade.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fur trade.
Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan