Rabu, 28 Oktober 2026
07:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Percabangan (botani)

Percabangan (botani)

Bagikan:
250px-Araucaria_heterophylla_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Percabangan yang terjadi secara alami membantu memberi tumbuhan runjung ini suatu garis bentuk kerucut yang teratur.

Dalam botani, percabangan adalah divergensi batang dan tungkai tanaman menjadi yang lebih kecil, yaitu batang menjadi cabang, cabang menjadi cabang yang semakin kecil, dll. Tukang kebun merangsang proses percabangan melalui pemangkasan, sehingga membuat pohon, semak dan tanaman lain lebih lebat dan lebih rimbun.

Ruas pendek (bagian batang di antara simpul, yaitu area tempat daun diproduksi) membantu meningkatkan percabangan pada tanaman yang membentuk cabang di simpul tersebut. Ruas panjang (yang mungkin merupakan hasil dari penyiraman berlebih, penggunaan pupuk yang berlebihan, atau "percepatan pertumbuhan" musiman) menurunkan kemampuan tukang kebun untuk memicu percabangan di tanaman.

Tingkat percabangan yang tinggi sangat penting untuk pembuatan topiary (seni pemotongan semak/tanaman) karena memungkinkan seniman topiary untuk mengukir semak atau pagar menjadi bentuk dengan permukaan yang rata. Ramifikasi juga penting bagi praktisi seni bonsai karena membantu menciptakan kembali bentuk dan kebiasaan pohon ukuran penuh di pohon kecil yang ditanam dalam wadah.

Praktik pemangkasan coppicing dan pollarding akan menumbuhkan percabangan dengan membuang sebagian besar pohon di atas akar. Pemangkasan pohon buah bisa meningkatkan hasil kebun dengan mendorong percabangan dan dengan demikian menciptakan banyak cabang yang kuat dan berbuah di tempat-tempat yang kurang berbuah.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan