Sabtu, 26 September 2026
20:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Benteng

Benteng

bangunan dan konstruksi militer yang dirancang untuk pertahanan di perperangan dan pangkalan militer

330px-Andries_Beeckman_-_The_Castle_of_Batavia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Benteng Batavia (lukisan oleh Andries Beeckman, sekitar 1656)
330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_De_hoektoren_Groningen_van_VOC_fort_Nieuw-Victoria_op_Ambon_TMnr_60014199.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menara sudut benteng Fort Nieuw Victoria di Ambon pada masa Hindia Belanda

Benteng adalah bangunan untuk keperluan militer yang dibuat untuk keperluan pertahanan sewaktu dalam peperangan. Benteng sudah dibangun oleh umat manusia sejak ribuan tahun yang lalu dalam berbagai bentuk dan pada akhirnya berkembang menjadi bentuk yang sangat kompleks. Di Indonesia, benteng yang masih ada saat ini umumnya merupakan peninggalan dari kolonialisme Eropa, terutama Belanda.

Kegunaan

Benteng dibuat sebagai upaya sekelompok manusia dalam mempertahankan diri dari serangan pihak lain. Benteng juga menjadi bagian dari strategi penyerangan yang bersifat kependudukan. Benteng selalu dikaitkan dengan peperangan akibat adanya konflik antar kelompok manusia yang ditimbulkan oleh berbagai sebab. Pembangunan benteng digunakan untuk mencegah bahaya yang mengancam keselamatan harta-benda, jiwa, dan penduduk di dalamnya.[1]

Referensi

  1. ↑ Adrisijanti, Inajanti (2014). Benteng Dulu, Kini, dan Esok (PDF). Yogyakarta: Kepel Press. hlm. 1–2. ISBN 978-602-1228-65-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fortification (architectural elements).
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan