Rabu, 21 Oktober 2026
17:39 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Perang Schleswig Pertama

Perang Schleswig Pertama

Perang antara Denmark dan Prussia pada tahun 1848-1851

Bagikan:
Perang Schleswig Pertama
330px-Otto_Bache_-_Soldaternes_hjemkomst_til_K%C3%B8benhavn_i_1849.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tentara Denmark kembali ke Kopenhagen, 1849, oleh Otto Bache (1839-1927), 1894
Tanggal24 Maret 1848 - 1851
Lokasi
Hasil Kemenangan Denmark - Protokol London
Perubahan
wilayah
Denmark menguasai Schleswig-Holstein.
Pihak yang terlibat

40px-Flag_of_the_Kingdom_of_Prussia_%281803-1892%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Prusia
40px-Flagge_Preu%C3%9Fen_-_Provinz_Schleswig-Holstein.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kadipaten Schleswig
40px-Flagge_Preu%C3%9Fen_-_Provinz_Schleswig-Holstein.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kadipaten Holstein

40px-Flag_of_Germany_%283-2%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kekaisaran Jerman
 Denmark

Perang Schleswig Pertama (bahasa Jerman:Schleswig-Holsteinischer Krieg) atau Perang Tiga Tahun (bahasa Denmark:Treårskrigen) adalah konflik militer yang meletus di Denmark selatan dan Jerman utara. Perang ini diakibatkan oleh sengketa mengenai siapa yang berhak menguasai Kadipaten Schleswig dan Holstein. Perang yang berlangsung dari tahun 1848 hingga 1851 ini juga melibatkan tentara Prusia dan Swedia. Perang ini dimenangkan oleh Denmark. Konflik kedua, yaitu Perang Schleswig Kedua, meletus pada tahun 1864.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai First Schleswig War.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan