Selasa, 20 Oktober 2026
09:49 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Perang Salib Ketiga

Perang Salib Ketiga

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Artikel ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (Juni 2013) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Perang Salib Ketiga
Bagian dari Perang Salib
250px-Siege_of_Antioch%2C_France%2C_Lyon%2C_Municipal_Library%2C_Ms_828_f._033.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengepungan Akko merupakan konfrontasi besar yang pertama dalam Perang Salib Ketiga
Tanggal1189–1192
Lokasi
Sebagian besar Levant dan Anatolia
Hasil

Perjanjian Yafo, hasil dari keberhasilan pengepungan dan kemenangan militer Tentara Salib.

  • Gencatan senjata selama tiga tahun.
  • Yerusalem tetap berada di bawah kendali kaum Muslim.
  • Negara-negara Tentara Salib dari kaum Levantin dipulihkan dan diakui kedua belah pihak.
  • Jaminan keselamatan para peziarah dari kaum Kristen maupun Muslim di seluruh Levant.
Perubahan
wilayah
  • Sebagian besar pesisir Levantin, dari Tirus sampai Yafo, dikembalikan kepada kendali Tentara Salib.
  • Tentara Salib merebut kembali Tiberias dan beberapa wilayah pedalaman dari kaum Muslim.
  • Penaklukan Siprus dan pendirian Kerajaan Siprus.
Pihak yang terlibat

Tentara salib:
20px-Royal_arms_of_England.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kerajaan Inggris
(Kekaisaran Angevin)

Levantine Negara-negara Tentara Salib:

Sekutu Kristen timur:

Negara-negara Suni Muslim:

Ismailiyah Nizari: Lawan dari kaum Kristen:
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Tentara Salib:

Pasukan Sunni Muslim:

Lawan dari kaum Kristen Timur:

Kekuatan
  • Inggris: 8.000 orang[1]
  • Prancis: 2.000 orang[2] (belum termasuk para Templar dan tentara lainnya dari Kerajaan Yerusalem)
  • Jerman: 15.000-100.000 orang[2]
  • Hungaria: 2.000 orang[3]
(Catatan abad pertengahan mengenai jumlah pasukan tidak dapat diandalkan)
Tidak diketahui

Perang Salib Ketiga (1189–1192), juga dikenal sebagai Perang Salib Para Raja, merupakan suatu upaya para pemimpin Eropa untuk merebut kembali Tanah Suci dari Salahuddin al-Ayyubi. Kampanye ini memperoleh cukup banyak keberhasilan dengan merebut kota penting Akko dan Jaffa (Yafo), juga membalikkan sebagian besar wilayah yang dikuasai tentara muslim, tetapi gagal merebut Yerusalem yang menjadi motivasi emosional dan spiritual utama dari Perang Salib itu sendiri.

Setelah kegagalan Perang Salib Kedua, Dinasti Zengid mengendalikan Suriah yang telah dipersatukan dan terlibat dalam konflik dengan para pemimpin Fatimiyah dari Mesir. Para pasukan Suriah dan Mesir akhirnya bersatu di bawah pimpinan Salahuddin Al Ayyubi untuk mengurangi dominasi negara-negara Kristen dan berhasil merebut kembali Yerusalem pada tahun 1187. Karena didorong oleh semangat religius, Raja Henry II dari Inggris dan Raja Philippe II dari Prancis (dikenal sebagai Philippe Auguste) mengakhiri konflik di antara mereka demi memimpin suatu perang salib yang baru. Namun meninggalnya Henry pada tahun 1189 membuat kontingen Inggris berada di bawah komando penggantinya, Richard I dari Inggris (dikenal sebagai Richard sang Hati Singa). Kaisar Romawi Suci Friedrich Barbarossa yang sudah lanjut usia juga menanggapi panggilan untuk mengangkat senjata, memimpin pasukan besar melintasi Anatolia, tetapi ia tenggelam di sebuah sungai di Asia Kecil pada tanggal 10 Juni 1190 sebelum mencapai Tanah Suci. Kematiannya menyebabkan kesedihan yang luar biasa di kalangan Tentara Salib Jerman, dan kebanyakan dari pasukan tersebut pulang ke asalnya.

Setelah para tentara salib menghalau kaum Muslim dari Akko, Philippe bersama dengan penggantinya Friedrich, yaitu Luitpold V, Adipati Austria (dikenal sebagai Luitpold yang Budiman), meninggalkan Akko pada bulan Agustus 1191. Pada tanggal 2 September 1192, Richard dan Salahuddin merampungkan suatu perjanjian yang memberikan kendali atas Yerusalem kepada kaum Muslim dengan tetap mengizinkan para pedagang dan peziarah Kristen untuk mengunjungi kota tersebut. Richard meninggalkan daerah Levant pada tanggal 2 Oktober. Hasil Perang Salib Ketiga memungkinkan para tentara salib untuk mempertahankan negara-negara yang cukup besar di Siprus dan pesisir Suriah. Namun kegagalan untuk merebut kembali Yerusalem kemudian menyebabkan terjadinya Perang Salib Keempat.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ H. Chisholm, The Encyclopædia Britannica : A Dictionary of Arts, Sciences, Literature and General Information, 294
  2. 1 2 J. Phillips, The Fourth Crusade and the Sack of Constantinople, 66
  3. ↑ Hunyadi, Zsolt (2011), A keresztes háborúk világa, p. 41.

Referensi

Bibliografi

Historiografi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Third Crusade.

* Third Crusade, Diskusi BBC Radio 4 dengan Jonathan Riley-Smith, Carole Hillenbrand dan Tariq Ali (In Our Time, Nov. 29, 2001)

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan