Sabtu, 31 Oktober 2026
22:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Perang Penerus Mantova

Perang Penerus Mantova

Bagikan:
Perang Penerus Mantova
Bagian dari Perang Tiga Puluh Tahun
330px-Sacco_di_mantova_nel_1630.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal1628–1631
Lokasi
Hasil Adipati Nevers diakui sebagai penguasa Mantova
Pihak yang terlibat
Pendukung Adipati Nevers:
 Prancis
 Venesia
Pendukung Adipati Guastalla:
 Kekaisaran Romawi Suci
Spanyol Spanyol
 Kadipaten Savoia
Pemimpin atau tokoh terkemuka
40px-Coat_of_arms_of_the_House_of_Gonzaga_%281627%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Charles, Adipati Nevers
Kerajaan Prancis Louis XIII dari Prancis
Kerajaan Prancis Kardinal Richelieu
Kerajaan Prancis Henri II de Montmorency
40px-Coat_of_arms_of_the_House_of_Gonzaga-Guastalla.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ferrante II Gonzaga
Kekaisaran Romawi Suci Raimbaut XIII of Collalto
Spanyol Ambrogio Spinola †
Spanyol Gonzalo Fernández de Córdoba
Kadipaten Savoia Carlo Emanuele I

Perang Penerus Mantova (1628–31) adalah salah satu perang yang terjadi selama Perang Tiga Puluh Tahun. Perang ini dipicu oleh perebutan jabatan adipati di Kadipaten Mantova karena Wangsa Gonzaga tidak lagi memiliki penerus laki-laki yang berasal dari keturunan langsung. Sebelumnya, saudara-saudara Francesco IV (1612) (yaitu Ferdinando dan Vincenzo II) telah meninggal dunia tanpa meninggalkan penerus. Terdapat dua orang yang mencoba menyatakan diri sebagai penerus yang sah, yaitu Adipati Nevers yang didukung oleh Kerajaan Prancis dan Adipati Guastalla yang dibantu oleh Wangsa Habsburg.

Setelah berlangsungnya perang selama tiga tahun, Kaisar Romawi Suci akhirnya mengakui Adipati Nevers sebagai penguasa Mantova yang sah.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan