Selasa, 03 November 2026
07:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pengepungan Orléans

Pengepungan Orléans

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pengepungan Orléans
Bagian dari Perang Seratus Tahun
Joan of Arc at the Siege of Orleans by Jules Lenepveu
Joan of Arc pada saat Pengepungan Orléans oleh Jules Eugène Lenepveu, dilukis 1886–1890
Tanggal12 October 1428 – 8 May 1429
Lokasi
Orléans, Prancis
Hasil Kemenangan Besar Prancis
Pihak yang terlibat
Kerajaan Inggris Kerajaan Prancis
Kerajaan Skotlandia

Pengepungan Orléans atau Perebutan Orléans (12 Oktober 1428 – 8 Mei 1429) adalah kemenangan Prancis yang pertama bagi Jeanne d'Arc pada masa Perang Seratus Tahun dan merupakan titik balik dalam perang antara Prancis dan Inggris tersebut.

Setelah kematian Henry V dari Inggris, yang telah naik takhta sebagai penguasa Prancis, putra Henry yang masih bayi, Henry VI dari Inggris, dinamakan sebagai Raja Prancis. Charles VII dari Prancis, putra raja Prancis sebelumnya, Charles VI, sangat lemah dan tidak berbuat apapun untuk mengklaim haknya hingga Jeanne d'Arc, seorang gadis berusia 17 tahun yang mengklaim telah mendengar suara Tuhan, membujuknya untuk mengambil langkah.

Kemenangan Prancis ini di Orléans adalah sebuah titik balik yang penting untuk pihak Prancis karena hal ini menyemangati para pendukung Charles VII. Setelah Orléans, Charles diangkat menjadi raja di Reims, dan Prancis memperoleh kemenangan di Paris dan Patay. Jeanne d'Arc ditangkap oleh orang-orang dari Bourgogne, dan diserahkan kepada pihak Inggris, yang menyatakan dia tidak bersalah atas tuduhan penggunaan ilmu sihir tetapi bersalah atas tuduhan melawan Gereja Katolik Roma dan mengeksekusinya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan