Jumat, 02 Oktober 2026
23:10 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Perang Kongo Kedua

Perang Kongo Kedua

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
250px-DRC_Rwanda_line.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penduduk menyebrangi perbatasan Kongo-Rwanda (2001)

Perang Kongo Kedua, juga disebut Perang Dunia di Afrika[1] dan Perang Besar Afrika, terjadi pada tahun 1998 sampai tahun 2003 di Republik Demokratik Kongo (sebelumnya disebut Zaire). Perang ini merupakan perang terbesar dalam sejarah Afrika modern. Perang ini secara langsung melibatkan delapan negara Afrika, dan 25 grup bersenjata. Pada tahun 2008, perang ini telah membunuh 5.4 juta penduduk, kebanyakan akibat kelaparan dan penyakit,[2] menjadikan Kongo sebagai tempat konflik paling mematikan setelah Perang Dunia II.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Government Accounting Office (GAO). U.N. peacekeeping executive branch consultations with Congress did not fully meet expectations in 1999-2000, 2000. Page 52.
  2. ↑ "Reuters". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-08-10. Diakses tanggal 2008-05-05.
  3. ↑ Bavier, Joe (2007-01-22). "Congo war-driven crisis kills 45,000 a month: study". Reuters. Diakses tanggal 2007-01-22.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan