Senin, 09 November 2026
06:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Perang Cenepa

Perang Cenepa

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Cenepa
250px-Cenepa_river_basin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pos militer Ekuador dan Peru di lembah Cenepa, Januari 1995
Tanggal26 Januari – 28 Februari 1995
Lokasi
Lembah Cenepa (perbatasan Ekuador-Peru)
Hasil
  • Gencatan senjata dan penarikan pasukan
    *Kedua negara menyatakan kemenangan
    *Perjanjian damai ditandatangani pada 26 Oktober 1998
Pihak yang terlibat
Peru Peru Ekuador Ekuador
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Peru Alberto Fujimori
Peru Vladimir López T.
Ekuador Sixto Durán Ballén
Ekuador Paco Moncayo
Kekuatan
15.000 tentara
180 senapan
470 pesawat tempur
8.000 tentara
250 senapan
325 pesawat tempur
6.350 milisi dan polisi
Korban jiwa dan kerugian
87 tewas +200 tewas
89 terluka

Perang Cenepa adalah perang singkat antara Ekuador dan Peru di wilayah sengketa antara kedua negara. Perang ini terjadi antara 26 Januari hingga 28 Februari 1995. Kedua negara menyatakan kemenangannya. Dengan usaha mediasi oleh Amerika Serikat, Brasil, Argentina dan Chili, negosiasi diplomatik antara Ekuador dan Peru berakhir dengan ditandatanganinya perjanjian damai pada tahun 1998, mengakhiri salah satu sengketa wilayah terpanjang di Belahan Barat.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan