Jumat, 23 Oktober 2026
08:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Perang Burgundy

Perang Burgundy

konflik antara Adipati Burgundy dan Konfederasi Swiss Lama, 1474–77

Bagikan:
Perang Burgundy
330px-Battle_of_Laupen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal1474-1477
Lokasi
Lorraine dan Swiss barat laut
Hasil Kemenangan Prancis-Swiss
Pihak yang terlibat
40px-Flag_of_Bourgogne.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kadipaten Burgundy

40px-Flag_of_Switzerland.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konfederasi Swiss
40px-Blason_France_moderne.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dinasti Valois

Perang Burgundy adalah konflik yang terjadi antara Adipati Burgundy melawan Raja Prancis, yang nantinya melibatkan Konfederasi Swiss, yang akan memainkan peran menentukan. Perang terbuka meletus pada tahun 1474, dan pada tahun berikutnya, Adipati Burgundy, Charles yang Berani, dapat ditaklukan pada pertempuran dan terbunuh dalam pertempuran Nancy. Kadipaten Burgundy dan beberapa tanah Burgundy lainnya menjadi bagian dari Prancis, sementara Belanda Burgundy dan Franche-Comté menerima warisan dari saudara kandung perempuan Charles, dan diberikan kepada Wangsa Habsburg.

Daftar pustaka

  • Richard Vaughan, Charles the Bold: The Last Valois Duke of Burgundy. London, Longman Group Ltd., 1973. ISBN
  • Florens Deuchler, Die Burgunderbeute: Inventar der Beutestücke aus den Schlachten von Grandson, Murten und Nancy 1476/1477, Verlag Stämpfli & Cie, Bern 1963.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan