Jumat, 06 November 2026
22:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Perang Boer Kedua

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Boer Kedua
Bagian dari Perang Boer
Tanggal11 Oktober 1899 – 31 Mei 1902
Lokasi
Afrika Selatan, Swaziland[1]
Hasil Perjanjian Vereeniging
Perubahan
wilayah
Perjanjian Vereeniging
Pihak yang terlibat

Britania Raya Kekaisaran Britania

Sukarelawan  Kanada dan  Selandia Baru
Republik Boer
40px-Flag_of_the_Orange_Free_State.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Negara Bebas Oranje
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Transvaal
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Britania Raya Lord Milner
Britania Raya Sir Redvers Buller
Britania Raya Lord Kitchener
Britania Raya Lord Roberts
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Paul Kruger
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Louis Botha
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Schalk W. Burger
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Koos de la Rey
40px-Flag_of_the_Orange_Free_State.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Martinus Steyn
40px-Flag_of_the_Orange_Free_State.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Christiaan de Wet
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Piet Cronjé
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ernest Douwes Dekker
Korban jiwa dan kerugian
7.894 tewas
13.250 meninggal karena penyakit
934 hilang
22.828 terluka[2][3]
9.093 tewas atau meninggal akibat penyakit[4]
Korban sipil: 27.927 perempuan dan anak-anak Boer meninggal di kamp konsentrasi, ditambah beberapa orang hitam Afrika (diperkirakan sekitar 107.000).[5]

Perang Boer Kedua (bahasa Belanda:Tweede Boerenoorlog, Afrikaans:Tweede Vryheidsoorlog atau Tweede Boereoorlog), meletus antara 11 Oktober 1899 hingga 31 Mei 1902. Perang ini terjadi antara Kekaisaran Britania melawan penduduk Boer yang berbahasa Belanda di dua negara merdeka: Republik Transvaal dan Negara Bebas Oranje. Perang ini berakhir dengan kemenangan Britania, dan wilayah kedua negara dianeksasi, membentuk Uni Afrika Selatan sebagai bagian dari persemakmuran.

Ernest Douwes Dekker, pahlawan nasional Indonesia, pernah terlibat dalam perang ini di pihak Republik Transvaal.

Catatan kaki

  1. ↑ "Military History Journal, Vol 11 No 3/4 (October, 1999). Huw M Jones, "Neutrality compromised: Swaziland and the Anglo-Boer War, 1899 - 1902"". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-12-22. Diakses tanggal 2010-10-07.
  2. ↑ "Caring for the soldiers health". Nash's war manual. Eveleigh Nash. 1914. hlm. 309. Diakses tanggal 2009-08-22.
  3. ↑ "The Commissariat - The Red Cross - The Hague Court". Europe at war. Doubleday, Page & Comapny. 1914. hlm. 183 (n198). Diakses tanggal 2009-08-22.
  4. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-17. Diakses tanggal 2010-10-07.
  5. ↑ Davenport & Saunders 2000, hlm. 228

Referensi

  • Cartwright, A.P (1964). The Dynamite Company. Cape Town: Purnell & Sons.
  • Davenport; Saunders (2000). South Africa: A Modern History.
  • Pakenham, Thomas (1979). The Boer War. New York: Random House. ISBN 0-394-42742-4.
  • Wessels, André (2000). "Afrikaners at War". Dalam Gooch, John (ed.). The Boer War. London: Cass.
  • Steele, David (2000). "Salisbury and the Soldiers". Dalam Gooch, John (ed.). The Boer War: Direction, Experience and Image. London: Cass.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan