Senin, 21 September 2026
14:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Perang Boer Kedua

artikel daftar Wikimedia

Perang Boer Kedua
Bagian dari Perang Boer
Tanggal11 Oktober 1899 – 31 Mei 1902
LokasiAfrika Selatan, Swaziland[1]
Hasil Perjanjian Vereeniging
Perubahan
wilayah
Perjanjian Vereeniging
Pihak terlibat

Britania Raya Kekaisaran Britania

Sukarelawan  Kanada dan  Selandia Baru
Republik Boer
40px-Flag_of_the_Orange_Free_State.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Negara Bebas Oranje
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Transvaal
Tokoh dan pemimpin
Britania Raya Lord Milner
Britania Raya Sir Redvers Buller
Britania Raya Lord Kitchener
Britania Raya Lord Roberts
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Paul Kruger
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Louis Botha
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Schalk W. Burger
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Koos de la Rey
40px-Flag_of_the_Orange_Free_State.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Martinus Steyn
40px-Flag_of_the_Orange_Free_State.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Christiaan de Wet
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Piet Cronjé
40px-Flag_of_Transvaal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ernest Douwes Dekker
Korban
7.894 tewas
13.250 meninggal karena penyakit
934 hilang
22.828 terluka[2][3]
9.093 tewas atau meninggal akibat penyakit[4]
Korban sipil: 27.927 perempuan dan anak-anak Boer meninggal di kamp konsentrasi, ditambah beberapa orang hitam Afrika (diperkirakan sekitar 107.000).[5]

Perang Boer Kedua (bahasa Belanda:Tweede Boerenoorlog, Afrikaans:Tweede Vryheidsoorlog atau Tweede Boereoorlog), meletus antara 11 Oktober 1899 hingga 31 Mei 1902. Perang ini terjadi antara Kekaisaran Britania melawan penduduk Boer yang berbahasa Belanda di dua negara merdeka: Republik Transvaal dan Negara Bebas Oranje. Perang ini berakhir dengan kemenangan Britania, dan wilayah kedua negara dianeksasi, membentuk Uni Afrika Selatan sebagai bagian dari persemakmuran.

Ernest Douwes Dekker, pahlawan nasional Indonesia, pernah terlibat dalam perang ini di pihak Republik Transvaal.

Catatan kaki

  1. "Military History Journal, Vol 11 No 3/4 (October, 1999). Huw M Jones, "Neutrality compromised: Swaziland and the Anglo-Boer War, 1899 - 1902"". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-12-22. Diakses tanggal 2010-10-07.
  2. "Caring for the soldiers health". Nash's war manual. Eveleigh Nash. 1914. hlm. 309. Diakses tanggal 2009-08-22.
  3. "The Commissariat - The Red Cross - The Hague Court". Europe at war. Doubleday, Page & Comapny. 1914. hlm. 183 (n198). Diakses tanggal 2009-08-22.
  4. "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-17. Diakses tanggal 2010-10-07.
  5. Davenport & Saunders 2000, hlm. 228

Referensi

  • Cartwright, A.P (1964). The Dynamite Company. Cape Town: Purnell & Sons.
  • Davenport; Saunders (2000). South Africa: A Modern History.
  • Pakenham, Thomas (1979). The Boer War. New York: Random House. ISBN 0-394-42742-4.
  • Wessels, André (2000). "Afrikaners at War". Dalam Gooch, John (ed.). The Boer War. London: Cass.
  • Steele, David (2000). "Salisbury and the Soldiers". Dalam Gooch, John (ed.). The Boer War: Direction, Experience and Image. London: Cass.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan