Jumat, 23 Oktober 2026
20:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Perang Britania Raya–Persia

Perang Britania Raya–Persia

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Inggris-Persia
330px-Kooshab.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tentara India-Britania menyerang pada Pertempuran Kooshab
Tanggal1856 - 1857
Lokasi
Hasil Tidak ditentukan
Pihak yang terlibat
40px-Flag_of_the_United_Kingdom_%283-5%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Britania Raya 40px-Flag_of_Agha_Mohammad_Khan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Persia
Pemimpin atau tokoh terkemuka
40px-Flag_of_the_United_Kingdom_%283-5%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jendral Sir James Outram 40px-Flag_of_Agha_Mohammad_Khan.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Nasser al-Din Shah

Perang Inggris-Persia berlangsung antara 1 November 1856 hingga 4 April 1857, dan terjadi antara Britania Raya dan Persia (yang saat itu dikuasai oleh dinasti Qajar). Pada perang ini, Britania menentang usaha Persia mengambil kembali kota Herat, yang merupakan bagian dari Afganistan tetapi telah menjadi bagian dari Persia di bawah Dinasti Qajar. Persia setuju untuk menghilangkan klaimnya terhadap kota Herat.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan